Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Penerapan Prinsip New Urbanism di Jalan Ahmad Yani Kota Tegal terhadap Dimensi Fungsi dan Dimensi Sosial Muhammad Azmy Ikhsani; Suzanna Ratih Sari
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 20, No 1: Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.v20i1.19463

Abstract

Perancangan kota merupakan rangkaian proses dari sebuah konsep arsitektur yang direalisasikan untuk perkembangan kota dengan menyatukan perubahan serta kemapanan. Konsep perencanaan serta perancangan kota mencoba mengakomodasi semua prinsip perancangan kota. Salah satu kota yang berpotensi dalam upaya menerapkan konsep-konsep perancangan kota yang ada yaitu Kota Tegal. Kota Tegal saat ini sedang berupaya menjadi kota yang maju dengan melakukan perbaikan di beberapa bidang terutama pembenahan ruang-ruang publik kota. Salah satu penataan ruang kota di Kota Tegal yaitu penataan di koridor Jalan Ahmad Yani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip new urbanism di Jalan Ahmad Yani berpengaruh terhadap dimensi sosial dan dimensi fungsional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana dilakukan dengan cara mencatat dan menganalisis hal-hal terkait dengan dimensi perancangan kota dan prinsip new urbanism di Jalan Ahmad Yani. Dari penelitian yang telah dilakukan, penataan Jalan Ahmad Yani menerapkan beberapa prinsip new urbanism yaitu walkability, connectivity, sustainability dan quality of architecture and urban design. Penerapan prinsip tersebut berpengaruh baik terhadap dimensi perancangan kota terutama dimensi fungsional yang terdiri dari beberapa aspek yaitu pergerakan, desain tempat manusia dan desain lingkungan serta berpengaruh terhadap dimensi sosial yang terdiri dari aspek people and space, the public realm, safety and security, serta accessibility and exclusion.
TRANSIT-ORIENTED DEVELOPMENT AND URBAN TRADE IN SEMARANG CITY Maria Chrismastyani Pratiwi; Suzanna Ratih Sari
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 2 (2026): JISAMAR (May 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i2.2375

Abstract

Urban trade development is closely related to transportation systems and regional accessibility. Semarang City, as a major trade and service center in Central Java, faces challenges such as traffic congestion, urban sprawl, and the suboptimal use of mass transportation. These conditions have contributed to increased mobility costs and reduced efficiency of economic activities. This study aims to analyze the role of Transit-Oriented Development (TOD) in supporting urban trade development in Semarang City. The research adopts a qualitative descriptive approach using policy document analysis, secondary data, and case studies of major economic activity areas. The findings indicate that TOD has the potential to enhance trade and service activities by improving accessibility, concentrating economic functions, and increasing the efficiency of consumer and labor mobility. However, weak intermodal integration and the absence of a comprehensive TOD-oriented economic plan remain significant obstacles. This study concludes that TOD can serve as an effective supporting instrument for urban trade development if consistently integrated with transportation and economic policies.