Robert Sinurat
Universitas Kristen Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RISIKO DENGAN MASA PERAWATAN SERTA OUTCOME PASIEN STROKE ISKEMIK Robert Sinurat; Janice Eloise Tan; Irasandi Marindatu Senobua
Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2022.009.04.1

Abstract

Stroke umumnya didasari suatu faktor risiko seperti hipertensi atau diabetes, dan pasien stroke akan memerlukan rawat inap di rumah sakit. Terapi stroke serta faktor risikonya akan berdampak pada outcome pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara faktor risiko dengan masa perawatan serta outcome pasien stroke iskemik. Penelitian retrospektif ini mengevaluasi faktor risiko, kesadaran, masa perawatan, serta outcome pasien berdasarkan data rekam medis pasien stroke iskemik yang dirawat tahun 2019-2020 di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia dengan kriteria pasien dirawat lebih dari 24 jam. Data kesadaran pasien diuji dengan uji t berpasangan, sementara hubungan antara faktor risiko dengan masa perawatan dan outcome diuji dengan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien adalah laki-laki yaitu 63 (63,64%) dari 99 orang, dan terbanyak berusia 61-70 tahun yaitu 37 (37,37%) pasien. Hipertensi didapatkan pada 52 (52,53%) pasien dan masa rawat inap rata-rata 5,7 hari, namun pasien dengan penyakit jantung sampai 8,4 hari. Tingkat kesadaran berdasarkan Glasgow Coma Scale menunjukkan sebagian besar pasien adalah 15, dan hasil uji t tidak menunjukkan perbedaan antara saat masuk dan keluar rumah sakit (p > 0,05). Pada 58 (58,9%) pasien didapatkan defisit neurologis moderate atau moderate-severe, sembuh total 10 (10,10%) pasien, dan 3 (3,03%) pasien meninggal. Hasil uji Chi-square menunjukkan hubungan tidak bermakna antara faktor risiko dengan masa perawatan serta outcome (p > 0,05).  Penelitian menyimpulkan hubungan faktor risiko dengan masa perawatan serta outcome pasien stroke iskemik tidak bermakna, namun bila memiliki faktor risiko penyakit jantung maka perawatan akan lebih lama.