Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Degradasi Fraksi Serat Serbuk Pelepah Sawit yang Diperkaya Mineral Zinc (Zn) Secara In Sacco Anggriawan Naidilah Tetra Pratama; Gatot Muslim; Armina Fariani
xxxx-xxxx
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pratama ANT, Gatot M. Fariani A. 2022. Fiber degradation patterns of oil palm frond enhanced mineral zinc (Zn) by In Sacco. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-10 Tahun 2022, Palembang  27 Oktober 2020. pp. 839-846.  Palembang: Penerbit & Pencetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).This study was aimed to determine the pattern of degradation fiber fractions (NDF, ADF, Hemicellulose, and Cellulose) in Oil Palm Frond by in Sacco method. This study was conducted from February to April 2021 at the Laboratory of Nutrition and Animal Feed Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University. The Experimental design used was competely randomized design (CRD) with 3 treatments and 3 replication. The treatments were palm oil frond powder as control (P0), palm oil frond powder + 1% mineral Zinc (P1), and palm oil frond powder + 3% mineral zinc (P2). Parameters observed were degradation patterns which included total digestibility and kinetic degradation. Treatment differences were analyzed with SPSS software and Duncan's Test. The results of this study indicate the supplementation of mineral zinc 1-3% had not shown a significant different on the digestibility value.
Pendampingan Kelompok Peternak Lebah Budidaya Kepayang Lestari Dalam Menghasilkan Produk Madu Berdaya Saing Rizky Tirta Adhiguna; Anggriawan Naidilah Tetra Pratama; Syifa’ Robbani
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.9045

Abstract

Potensi alam yang melimpah mendorong Kelompok Peternak Lebah Budidaya Kepayang Lestari di desa Kepayang Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, bergerak di bidang usaha budidaya madu. Peternak madu menghadapi berbagai kendala, diantaranya kualitas madu yang dihasilkan tidak konsisten akibat kurangnya pengetahuan dalam pengolahan pascapanen, memiliki kadar air tinggi, serta belum ada pengemasan yang layak. Lebih lanjut kelompok belum memiliki nomor izin berusaha (NIB) dan produk belum memiliki sertifikasi halal yang dipasarkan secara curah dan bernilai ekonomis rendah. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode sosialisasi dan pendampingan. Hasil kegiatan dalam bentuk sosialisasi kepada anggota kelompok melalui diskusi kelompok terarah kemudian identifikasi kebutuhan dan pemetaan permasalahan meliputi aspek produksi, manajemen dan sertifikasi produk. Pendampingan produksi dilakukan terhadap penggunaan alat evaporator untuk menurunkan kadar air madu hingga maksimal 22% dan proses pengemasan yang layak dan higienis dengan variasi kemasan 280 mg, 210 mg dan 200 mg menggunakan botol kaca dan dilengkapi label. Pendampingan juga dilakukan terhadap pengurusan NIB dan sertifikasi halal yang berhasil dilaksanakan dengan Nomor Induk Berusaha 1003250094462 dan Sertifikat Halal dengan nomor ID 16410024135250725. Kegiatan memberikan keberhasilan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam pengelolaan usaha dan menghasilkan produk yang bermutu dan higienis dengan peningkatan permintaan produk madu sebesar 45%.