Motivasi petani dibantu oleh pengaruh internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri individu sedangkan eksternal berasal dari luar individu itu sendiri. Usia, pendidikan formal, pengalaman bertani, skala perusahaan, dan jumlah tanggungan dalam keluarga semuanya menjadi pertimbangan internal. Lingkungan sosial, situasi ekonomi, dan kebijakan pemerintah merupakan contoh variabel eksternal. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian sebanyak 55 orang responden yang terdiri dari laki-laki. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan dengan pemberian kuesioner melalui studi lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis linier sederhana dengan program software SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Faktor intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi petani diperoleh nilai tstatistik sebesar 19,370>ttabel 1.67412 dengan nilai P-Values sebesar 0,00<0,05. (2) Faktor Ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi petani diperoleh nilai tstatistik sebesar 0,545 < ttabel 1.67412 dengan nilai P-Values sebesar 0,586 > 0,05. (3) Berdasarkan hasil evaluasi inner model melalui R-Square variabel faktor instrinsik usahatani dan variabel faktor ekstrinsik usahatani memberikan pengaruh sebesar 0,915 atau 91,5% terhadap variabel motivasi petani dan sisanya 8,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model regresi penelitian ini.