Khairul Amri
Pusat Riset Perikanan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jl. Raya Bogor km 46. Cibinong, Kab. Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISI LAMBUNG DAN BIOLOGI REPRODUKSI MADIDIHANG (Thunnus albacares) HASIL TANGKAPAN PANCING ULUR DI LAUT BANDA Budi Nugraha; Khairul Amri; Thomas Hidayat; Nur’Ainun Muchlis; Yoke Hani Restiangsih; Enjah Rahmat
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 14, No 2 (2022): (Agustus) 2022
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.14.2.2022.69-78

Abstract

Laut Banda memiliki peran penting dalam perikanan tuna di Indonesia. Pengetahuan dasar mengenai analisis isi lambung dan aspek biologi reproduksi dari madidihang merupakan upaya untuk mendukung pengelolaan sumber daya ikan tersebut, yang masih jarang dilakukan. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi di atas, yaitu. menganalisa isi lambung dan aspek biologi reproduksi madidihang yang meliputi nisbah kelamin, ukuran pertama kali matang gonad, tingkat kematangan gonad dan musim pemijahan di perairan Laut Banda. Penelitian dilaksanakan di tempat pendaratan ikan yang terletak di Ambon dan Masohi (Pulau Seram) pada Januari-Oktober 2016. Pengamatan isi lambung dan gonad dilakukan secara visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi lambung madidihang didominasi oleh cumi-cumi. Nisbah kelamin betina dan jantan berada pada kondisi yang tidak seimbang dimana betina lebih sedikit dibandingkan jantan dengan perbandingan 1:1,42. Madidihang yang tertangkap pancing ulur di perairan Laut Banda didominasi oleh ikan yang diindikasikan sudah matang gonad. Musim pemijahan madidihang di Laut Banda diperkirakan pada Mei-Juni. Hasil kajian ini dapat dijadikan dasar pengelolaan perikanan madidihang di perairan Laut Banda dengan membuat aturan larangan menangkap madidihang di lokasi yang diduga sebagai tempat memijah ikan tersebut pada saat musim pemijahan dan penggunaan ukuran mata pancing yang lebih besar agar ikan yang tertangkap memiliki ukuran layak tangkap (dewasa).The Banda Sea has an important role in tuna fisheries in Indonesia. Basic knowledge of stomach contents analysis and reproductive biology aspects of yellowfin tuna is an effort to support the management of these fish resources, which is still rarely done. The research was conducted to obtain the above data and information, ie. analyzed stomach contents and reproductive biology aspects of yellowfin tuna, included sex ratio, length at first maturity, gonadal maturity level and spawning season in the Banda Sea waters. This study aims to analyze the stomach contents and obtain information about the reproductive biology of yellowfin tuna which includes sex ratio, size at first gonad maturity, gonad maturity level and spawning season in Banda Sea waters. The study was carried out at fish landing sites located in Ambon and Masohi (Seram Island) in January-October 2016. Observation of stomach contents and gonads were carried out visually. The results showed that the stomach contents of yellowfin tuna were dominated by squid. The sex ratio of females and males is in an unbalanced condition where there are fewer females than males with a ratio of 1:1.42. Yellowfin tuna caught by handline in the Banda Sea waters were dominated by fish which are indicated to have mature gonads.The spawning season for yellowfin tuna in the Banda Sea is estimated from May to June. The results of this study can be used as a basis for the management of yellowfin tuna fisheries in the Banda Sea waters by making regulations prohibiting the catching of yellowfin tuna in locations suspected of being spawning grounds for the fish during the spawning season and using larger hook sizes so that the fish caught are of a suitable size (adult size).