Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh IOS, profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan intangible asset terhadap nilai perusahaan. Teori sinyal digunakan dalam penelitian ini untuk menghubungkan variabel dependen dengan variabel independen. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa IOS, profitabilitas, solvabilitas, dan intangible asset berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan pada lima subsektor manufaktur Indonesia, antara lain makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronika yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2018. Kelima subsektor tersebut dipilih sebagai populasi penelitian karena menjadi prioritas pengembangan proyek pemerintah Making Indonesia 4.0 pada tahap awal. Jumlah sampel penelitian yang digunakan setelah diseleksi adalah 43 perusahaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang didapat melalui website BEI dan website pribadi perusahaan sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOS dan solvabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan sehingga kedua hipotesis berikut diterima. Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan sehingga hipotesis tersebut ditolak. Likuiditas dan intangible asset tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sehingga kedua hipotesis ditolak.