Yantje Yophie Turang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi kebijakan total quality management (tqm) di pt pupuk kalimantan timur Yantje Yophie Turang
AKUNTABEL Vol 16, No 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.021 KB) | DOI: 10.30872/jakt.v16i1.5412

Abstract

Dalam menghadapi persaingan pasar global yang semakin ketat dan kompetitif, menerapkan kebijakan implementasi Total Quality Management (TQM) sangat penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi perusahaan serta merupakan salah satu sumber keunggulan agar tercipta kinerja dan produktivitas menuju tercapainya budaya mutu perusahaan yang berlangsung secara terus menerus (continous improvement). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi TQM dengan pendekatan PDCA (Plan, Do, Check, Action) melalui gugus-gugus mutu  dan fokus kepada indikator yang diteliti yaitu Kebijakan Direksi sebagai panduan, Komitmen dan peran serta Manajemen, Budaya Organisasi dalam perusahaan, Motivasi Karyawan sebagai mentalitas dasar untuk melaksanakan program perusahaan, Metodologi penyelesaian masalah yang digunakan, Penghargaan yang diberikan perusahaan atas prestasi karyawan, serta program Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan dalam mendukung upaya implementasi TQM. Penelitian ini dilakukan di PT Pupuk Kalimantan Timur dengan teknik random sampling serta desain survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan perwakilan dari unit kerja dalam perusahaan dan wawancara sebagai instrumen pengumpulan data dengan Ketua Badan Pembina Manajemen Mutu Terpadu (BPMMT) sebagai   penanggung jawab implementasi program. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian Implementasi TQM di PT Pupuk Kalimantan Timur melalui pendekatan PDCA oleh gugus-gugus mutu ditemukan adanya hubungan yang erat dan saling mempengaruhi antara faktor-faktor indikator tersebut dengan peningkatan kinerja dan produktivitas budaya mutu perusahaan.
Optimalisasi pelayanan publik pada badan pelayanan perizinan terpadu dan penanaman modal di kota bontang Yantje Yophie Turang
JURNAL MANAJEMEN Vol 11, No 1 (2019): Januari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jmmn.v11i1.5362

Abstract

Tujuan Penelitian ini, untuk mengetahui tentang (1) bagaimana pelayanan perizinan dan kendala-kendala apa yang dihadapi dalam proses Perizinan yang dilaksanakan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Bontang, (2) upaya-upaya inovasi yang dilakukan oleh Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu untuk tercapainya sasaran pelayanan prima bagi masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yaitu Keterbukaan Informasi (Transparancy), Akuntabilitas atau kejelasan fungsi, struktur dan sistem (Accountability), kepatuhan pada peraturan yang berlaku (Resposibility), Kemandirian (Indepandency), Kesetaraan dan Kewajaran (Fairness). Dengan teknik wawancara, observasi dan kajian dokumen kepustakaan diperoleh hasil dan disimpulkan bahwa, Inovasi Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal kota Bontang melalui sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dapat meningkatkan pelayanan publik di bidang perizinan dengan sudah mengatur 112 jenis perizinan dan non perizinan. Dengan prestasi  sebagai Pelayanan Terpadu Satu Pintu terbaik se-Kalimantan Timur dengan meraih Panji Keberhasilan PTSP, serta sebagai PTSP Kategori Bintang Dua dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).