Pada akhir bulan desember 2019 sampai awal januari 2021 ini, di Indonesia masih adanya wabah pandemic covid-19. Adanya pandemi ini mempengaruhi beberapa sektor, seperti sektor ekonomi dan bisnis. Di masa pandemi ini, investor di bidang emas berjangka, mengalami ketidakpastian untuk menjual atau membeli emas berjangka. Karena harga emas berjangka yang tidak menentu. Hal ini dikarenakan harga emas berjangka mengalami kenaikan dan penurunan dalam perubahan waktu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meramalkan harga emas berjangka, dengan menggunakan model tren deterministik polinomial berderajat 2. Pemilihan model prediksi ini, dikarenakan data harian emas berjangka memiliki pola tren. Dan dengan menggunakan model ini diperoleh nilai Adjusted R-squared sebesar 80,11%. Menunjukkan bahwa model estimasi peramalan yang terbentuk memiliki kesesuaian sebesar 80,11% antara nilai prediksi dengan nilai observasi. Atau dengan kata lain nilai Adjusted R-squared mendekati 1, menunjukkan kesesuaian yang lebih baik. Oleh karena itu dengan menggunakan model prediksi ini, diperoleh nilai prediksi data harga emas berjangka yang bermanfaat bagi investor emas berjangka dalam pengambilan keputusan untuk menjual atau membeli emas berjangka.