Perkembangan dan kemajuan zaman yang ditandai dengan kemajuan sain dan teknologi berimplikasi terhadap tatanan dan mekanisme kehidupan manusia dalam segala lini dan dimensi. Kenyataan ini sekaligus menjadi tantangan khususnya dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Pendidikan Islam dituntut untuk melakukan transformasi baik secara kelembagaan maupun individual, terutama bagi guru-guru sebagai aktor penting dalam dunia pendidikan. Para guru dituntut untuk melakukan perubahan berkaitan dengan pendekatan, strategi dan metode yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Muncul berbagai teori dan pendekatan pembelajaran yang ditawarkan oleh para ahli pendidikan. Diantaranya adalah pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Sesungguhnya pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dalam perspektif pendidikan Islam bukanlah merupakan hal yang baru. Tetapi sudah ada dan sudah dipratekkan sejak zaman awal mula pendidikan Islam. Sebagaimana yang tergambar dari hadits Nabi SAW yang menyatakan; âberilah kemudahan dan jangan mempersulit, gembirakanlah dan jangan membuat takut, sehingga mereka lari meninggalkanmu.â Dalam makalah ini, penulis mencoba menelusuri tentang derajat dan kebenaran hadits tersebut dengan melakukan âtakhrijâ terhadap hadits tersebut. Diharapkan melalui makalah ini, semakin memantapkan bagi kita, khususnya para guru untuk menjadikan pembelajaran yang menyenangkan sebagai prinsip dalam pemilihan dan penerapapan berbagai strategi dan metode dalam kegiatan pembelajaran.