R Eka Murtinugraha
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Fisika Bangunan Berbasis E-Module di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Ayu Putri Kenyo; M Agphin Ramadhan; R Eka Murtinugraha
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah fisika dasar berbasis e-module pada materi fisika bangunan yang dapat membantu pendidik dalam menyampaikan materi dan membantu meningkatkan persentase hasil belajar mahasiswa yang baik pada mata kuliah fisika dasar di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan (R&D) dan model penelitiannya adalah model 4D yang terdiri dari 4 tahap penelitian, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini menggunakan instrumen yang berguna dalam pengumpulan data analisa kebutuhan, pengujian kelayakan produk oleh ahli materi dan ahli media, serta penilaian pengguna produk oleh mahasiswa. Hasil dari penelitian ini merupakan bahan ajar mata kuliah fisika dasar berbasis e-module yang berfokus pada materi fisika bangunan yang terdiri dari 4 bab materi pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi produk oleh ahli materi mendapatkan persentase rata-rata sebesar 86% (sangat layak). (2) hasil validasi produk oleh ahli media mendapatkan persentase rata-rata sebesar 99% (sangat layak). (3) peningkatan nilai rata-rata mahasiswa pada hasil uji coba terbatas dengan persentase sebesar 21%. (4) hasil rata-rata skor sebesar 4,16 (dari skala 5) yang termasuk ke dalam kategori baik pada penilaian produk oleh mahasiswa. Abstract:This study aims to develop teaching materials for introductory physics courses based on an e-module on building physics materials. It can help educators deliver material and increase the percentage of good student learning outcomes in introductory physics courses in the Building Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta. This research was carried out using the research and development (R&D) method, and the research model was the 4D model, which consisted of 4 research stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. This study uses instruments that are useful in collecting needs analysis data, testing product feasibility by material and media experts, and evaluating product users by students. The results of this study are teaching materials for introductory physics courses based on e-module, which focus on building physics material that consists of 4 subject matter chapters. The study results show that: (1) the results of product validation by material experts get an average percentage of 86% (very feasible). (2) The product validation results by media experts get an average percentage of 99% (very feasible). (3) an increase in the average value of students in the results of limited trials with a percentage of 21%. (4) the average score of 4.16 (on a scale of 5) is included in the excellent category in product evaluation by students.
Pelatihan Metodologi Penelitian untuk Penyusunan Proposal Penelitian Pendidikan Bagi Guru SMA N 1 Muara Gembong R Eka Murtinugraha; Rosmawita Saleh; Ine Febriyanti; Shilmi Arifah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.305

Abstract

Menjadi guru yang profesional dalam menulis dan menerbitkan karya ilmiah berdasarkan temuan penelitian sangatlah penting. Bagi sebagian guru menganggap bahwa penelitian bukanlah menjadi seorang guru profesional dalam menulis dan menerbitkan suatu karya tulis ilmiah  dari hasil penelitian suatu kewajiban yang harus dilakukan karena menganggap bahwa penelitian adalah hal yang sulit. Sehingga, sering kali guru-guru menghadapi kendala dalam menyusun proposal penelitian yang kokoh dan metodologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemahaman dan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun dan mempublikasikan hasil penelitian pendidikannya melalui  metodologi penelitian. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Muara Gembong yang diikuti oleh 2 orang dosen sebagai pemateri dan 35 guru sebagai peserta. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilaksanakan dengan melakukan komunikasi sesama tim mengenai perencanaan konsep pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, hasil bentuk perencanaan yang dilakukan yaitu, penyusunan konsep kegiatan, proposal. Pada tahap pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian materi oleh R. Eka Murtinugraha, M.Pd dan Dra. Rosmawita Saleh, M.Pd. Materi pada pelatihan ini terdiri dari 6 capaian pembelajaran, yaitu: (1) pengertian metodologi, (2) langkah penelitian, (3) identifikasi masalah, (4) hipotesis penelitian, (5) jenis-jenis penelitian, (6) metodologi penelitian. dan jadwal kegiatan. Selanjutnya, pada tahap evaluasi dilakukan survei evaluasi kegiatan atau kepuasan peserta pelatihan metodologi penelitian yang digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan pada program pengabdian kepada masyarakat dalam pelatihan yang telah diberikan. Hasil evaluasi kegiatan melalui pembagian angket survei kepuasan diperoleh sebesar 71%, dengan kepuasan terendah pada materi yang dipaparkan merupakan hal yang baru dan kepuasan tertinggi pada narasumber menjelaskan materi dengan jelas dan mudah dipahami. Untuk meningkatkan kepuasan peserta pelatihan maka dapat difokuskan pada penyesuaian materi sesuai yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan pada tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan yang diselenggarakan menjadi tepat sasaran dan kepuasan peserta pelatihan meningkat.