Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertukaran Suhu Kondensor Pada Alat Penyulingan Minyak Atsiri Kapasitas 5 Kilogram Dimas Pribadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.493 KB)

Abstract

Kondensor merupakan salah satu jenis heat exchanger yang berfungsi mengkondensasikan fluida gas menjadi cair. Dibutuhkan material tube yang kuat dan dapat melakukan perpindahan panas yang baik agar tidak terjadi penurunan laju perpindahan panas di dalam kondensor. Jika laju perpindahan panas rendah, mengakibatkan kerja netto akan semakin meningkat. Mengetahui peran kondensor sangat penting dalam suatu siklus, maka perlu dilakukan analisis perpindahan panas kondensor Pada Penyulingan Minyak Atsiri. Kondensor Pada alat penyulingan adalah kondensor yang telah di perbarui dengan material stainless steel. Stainless steel memiliki kekuatan material yang lebih kuat dibandingkan drum bekas material sebelumnya, sehingga kebocoran pada tube dapat dikurangi dan ketahanan penggunaan dengan menggunakan material stainless steel. Data yang diambil dari tugas akhir ini adalah data ratarata aktual selama 1 bulan, yaitu bulan Juni. Metode perhitungan untuk menghitung laju perpindahan panas 0,010388093 °C dan efektivitas adalah Effectiveness – Number of Transfer Unit (NTU). Dari hasil perhitungan, dengan data debit aliran fluida sebesar 6,299625468×m³/s diketahui bahwa kecepatan aliran fluida sebesar 0,0153736 m/s dengan efektivitas sebesar 0,185404. Laju perpindahan panas pada kondensor dipengaruhi oleh kondisi kevakuman kondensor. Semakin tinggi kevakuman kondensor maka steam semakin mudah menuju kondensor, sehingga meningkatkan performa dari kondensor.  Kata Kunci : Kondensor,Minyak atsiri,Nilai efektifitas.