Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komparasi Variasi Faktor Air Semen Terhadap Kekuatan Beton Serat Sabut Kelapa Dengan Bahan Tambah Abu Sekam Padi Melalui Metode SCC Fahmi Arie Sandy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.707 KB)

Abstract

Penambahan serat dalam beton biasanya dimaksudkan agar mendapatkan kualitas beton yang lebih baik, sehingga beton yang dihasilkan memiliki mutu terbaik. Tetapi, penambahan serat dalam campuran beton dapat menimbulkan menurunnya workability terhadap beton segar. Maka dari itu, dilakukan pengembangan material dengan menggunakan abu sekam padi (ASP) sebagai bahan tambah yang diberikan 10%, 15%, 20% dari berat semen, dan penambahan serat sabut kelapa (SSK) sebanyak 0,003%, serta digunakan dua faktor air semen yaitu 0,40, dan 0,43 untuk mengetahui hasil yang lebih optimal. Karakteristik kuat tekan beton SCC dengan campuran abu sekam padi dan serat sabut kelapa sebagai bahan tambahan di umur 28 hari mengalami penurunan sebesar 27,43% sampai 33,43% untuk faktor air semen 0,40. Sedangkan penggunaan faktor air semen 0,43 mengalami penurunan sebesar 15,19% sampai 28,8%. Workability dan kuat tekan yang diperoleh dalam pengujian ini menurun. Hal ini disebabkan karena penambahan SSK dan ASP menjadikan beton lenih kental sehingga membuat beton tidak memadat dengan sempurna, yang mengakibatkan kuat tekan yang menurun.Kata Kunci: Beton serat, self compacting concrete, abu sekam padi, serat sabut kelapa.