Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EMPLOYEE VOICE DITINJAU DARI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Didik Widiantoro; Yanwar Arief; Irfani Rizal; Nur Fitriyana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6677

Abstract

Suara sebagai bentuk ekspresi konstruktif dalam meningkatkan fungsi dan efektivitas organisasi telah diterima perhatian besar, terutama dalam studi yang menjelaskan anteseden dan konsekuensi dari suara karyawan. Salah satu kemampuan sumber daya manusia yang harus dikuasai dengan baik adalah bagaimana menjadikan tempat kerja sebagai milik sendiri, dan memiliki rasa keikutsertaan dalam segala kegaitan untuk mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap employee voice.  Penelitian ini dijalankan menggunakan metode pendekatan kuantitatif regresiona. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bergerak dalam bidang jasa dan pengiriman, dengan jumlah sampel penelitian 102 karyawan. Teknik pengambilan sampel digunakan dalam penelitian ini yaitu random sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai rxy: 0,645, sig = 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan transformasional terhadap employee voice karyawan ekspedisi. Semakin tinggi kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi pula employee voice.
EMPLOYEE VOICE DITINJAU DARI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Didik Widiantoro; Yanwar Arief; Irfani Rizal; Nur Fitriyana
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v5i2.6677

Abstract

Suara sebagai bentuk ekspresi konstruktif dalam meningkatkan fungsi dan efektivitas organisasi telah diterima perhatian besar, terutama dalam studi yang menjelaskan anteseden dan konsekuensi dari suara karyawan. Salah satu kemampuan sumber daya manusia yang harus dikuasai dengan baik adalah bagaimana menjadikan tempat kerja sebagai milik sendiri, dan memiliki rasa keikutsertaan dalam segala kegaitan untuk mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap employee voice.  Penelitian ini dijalankan menggunakan metode pendekatan kuantitatif regresiona. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bergerak dalam bidang jasa dan pengiriman, dengan jumlah sampel penelitian 102 karyawan. Teknik pengambilan sampel digunakan dalam penelitian ini yaitu random sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai rxy: 0,645, sig = 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan transformasional terhadap employee voice karyawan ekspedisi. Semakin tinggi kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi pula employee voice.
Kegigihan dan Subjective Well Being Pada Mahasiswa Pekerja Part Time Syah Dwi Puspita Ningrum; Irfani Rizal; Leni Armayanti; Nindy Amita
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v9i1.5021

Abstract

Working students often face limited time to complete assignments, which increases stress and affects their subjective well-being (SWB). Kegigihan, reflecting high levels of perseverance and consistency, is assumed to play a role in enhancing SWB. This study aims to analyze the relationship between kegigihan and SWB among part-time working students at Universitas Islam Riau. The sample consisted of 103 students selected through purposive sampling. Kegigihan was measured using the Oviedo Kegigihan Scale (10 items), while SWB was assessed with the Satisfaction with Life Scale (5 items) and the Scale of Positive and Negative Experiences (20 items). The findings revealed a significant positive relationship between kegigihan and SWB (r = 0.383, p < 0.05), with kegigihan contributing 42.7% to SWB. These results suggest that kegigihan can be an important factor in improving the subjective well-being of part-time working students.