Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG SERBAGUNA TEKMIRA JEND. SUDIRMAN NO. 623 BANDUNG Silahuddin, Ihsan; Efendi, Tatang; Sutrisno, Mei; Ambat, Ruth Ester
Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 21, No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1334.893 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v21i1.1312

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bahaya yang sangat merugikan bagi masyarakat oleh sebab itu diperlukansuatu sistem pencegahan kebakaran untuk mengurangi dampak dan kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran.Gedung Serbaguna Tekmira ini berdasarkan hasil evaluasi sistem proteksi kebakaran yang telah dilakukansebelumnya belum memenuhi persyaratan secara penuh sesuai dengan Undang -undang No. 28 tahun 2002tentang bangunan gedung dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Perencanaan ulang sistem proteksikebakaran gedung Serbaguna Tekmira ini meliputi, perencanaan sistem sprinkler, hydrant gedung, detectorkebakaran dan penambahan tangga darurat sebagai jalur evakuasi ketika terjadi kebakaran. Hasil dariperencanaan sistem proteksi kebakaran ini adalah 294 titik sprinkler dengan Wet Pipe System, 16 titik hydrantgedung, 49 titik detector kebakaran dan pembuatan tangga melingkar berbahan baja untuk jalur evakuasi saatterjadi kebakaran dan memerlukan biaya sebesar Rp. 6.089.553.838,
REKAYASA ULANG SISTEM PENCAHAYAAN DAN PENGKONDISIAN UDARA PADA GEDUNG MAGISTER SAINS TERAPAN POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Renaldi, Achmad; Purnama, Dadan; Sutrisno, Mei; ., Muchtar
Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 21, No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1316.735 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v21i1.1310

Abstract

Optimalisasi penggunaan energi pada suatu gedung bertujuan untuk mengurangi pemakaian energi listrikberlebih, sehingga dapat menekan biaya operasional pada gedung tersebut. Salah satu ide optimalisasi yangdapat direncanakan adalah melakukan rekayasa ulang pada sistem pencahayaan dan pengkondisian udara.Halini coba diterapkan pada gedung magister sains terapan Politeknik Negeri Bandung. Evaluasi sistempencahayaan pada bangunan eksisting dilakukan dengan mengukur nilai lux (tingkat cahaya) pada setiapruangan. Sedangkan evaluasi sistem pengkondisian udara pada bangunan eksisting yang dilakukan adalahmengukur kecepatan angin, suhu udara luar dan dalam ruangan pada jam operasional gedung, sertakelembaban udara. Pengolahan data hasil evaluasi selanjutnya dijadikan acuan untuk menentukan jenis usulandesain baru yang akan direkomendasikan. Untuk sistem pencahayaan, usulan desain yang direkomendasikanadalah penambahan cerobong cahaya, pemasangan glassblock, penggantian warna cat dinding, sertapenggantian jenis dan spesifikasi lampu. Sedangkan untuk pengkondisian udara, usulan yang direkomendasikanadalah desain cross ventilation menggunakan jendela fleksibel, penggunaan exhaust fan, serta pergantian jenisdan spesifikasi komponen pengkondisian udara yang lebih hemat energi. Dari rekayasa ulang yang telahdirencanakan, selanjutnya dilakukan perhitungan biaya operasional untuk jangka waktu 20 tahun kedepan yangmencakup biaya penggunaan listrik, biaya perawatan, biaya penggantian asset, serta biaya investasi (RAB)dengan dipengaruhi oleh kenaikan tarif listrik rata-rata dan infasi pada setiap tahunnya. Berdasarkan hasilperhitungan, didapatkan nilai perbandingan penghematan biaya operasional hasil usulan desain dengan biayaoperasional kondisi eksisting yaitu sebesar 286% dengan nilai NPV hasil desain sebesar Rp. 5.609.940.958