Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pelaksanaan Uji Kompetensi Bidan di SMA 2 Kisaran Julina Sembiring; Dalimawaty Kadir
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.862 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3896

Abstract

Pandemi Covid-19 telah banyak memberikan dampak kepada seluruh masyarakat di berbagai lapisan dan sektor kehidupan selama dua tahun pandemi dan virus corona Covid-19 masih terus mengalami mutasi . Sepanjang virus masih bersirkulasi di masyarakat, maka dapat menyebabkan virus berevolusi. Evolusi ini dapat menyebabkan adanya perubahan dari sifat dan karakter dari virus asal. Misalnya perubahan di kecepatan penularan, efek terhadap sistem kekebalan tubuh, tingkat keparahan, diagnosis dan respon terhadap obat-obatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pesrta ukom bidan yang mengikuti ujian kompetensi bidan bentuk edukasi protokol kesehatan secara langsung di SMA 2 Kisaran sebelum melakukan ujian dan membagikan selebaran tentang gejala dan bahaya dari covid 19. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta uji kompetensi bidan yang mengikuti ukom di SMA 2 Kisaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pemahaman peserta ukom bidan  tentang virus ini   dan mendapatkan informasi untuk memahami sifat dan karakter dari virus ini, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya varian-varian baru yang lainnya dan mengurangi dampak pandemi. Serta peserta memiliki kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan dalam berbagai kesempatan dan di berbagai lingkungan, mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, kemudian lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah khususnya dengan melakukan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas merupakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta
Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pelaksanaan Uji Kompetensi Bidan di SMA 2 Kisaran Julina Sembiring; Dalimawaty Kadir
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3896

Abstract

Pandemi Covid-19 telah banyak memberikan dampak kepada seluruh masyarakat di berbagai lapisan dan sektor kehidupan selama dua tahun pandemi dan virus corona Covid-19 masih terus mengalami mutasi . Sepanjang virus masih bersirkulasi di masyarakat, maka dapat menyebabkan virus berevolusi. Evolusi ini dapat menyebabkan adanya perubahan dari sifat dan karakter dari virus asal. Misalnya perubahan di kecepatan penularan, efek terhadap sistem kekebalan tubuh, tingkat keparahan, diagnosis dan respon terhadap obat-obatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pesrta ukom bidan yang mengikuti ujian kompetensi bidan bentuk edukasi protokol kesehatan secara langsung di SMA 2 Kisaran sebelum melakukan ujian dan membagikan selebaran tentang gejala dan bahaya dari covid 19. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta uji kompetensi bidan yang mengikuti ukom di SMA 2 Kisaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pemahaman peserta ukom bidan  tentang virus ini   dan mendapatkan informasi untuk memahami sifat dan karakter dari virus ini, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya varian-varian baru yang lainnya dan mengurangi dampak pandemi. Serta peserta memiliki kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan dalam berbagai kesempatan dan di berbagai lingkungan, mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, kemudian lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah khususnya dengan melakukan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas merupakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta