Siti Maisaroh
Sekolah Dasar Negeri Brudu Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Supervisi Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru SDN Brudu Jombang Siti Maisaroh
Jurnal Simki Pedagogia Vol 3 No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v3i6.73

Abstract

This study aims to describe the development of the collaborative supervision process to improve the professional competence of teachers at SDN Brudu Jombang and increase the professional competence of teachers at SDN Brudu Jombang after the collaborative supervision approach was applied. This type of research is School Action Research. The subjects of the study were SDN Brudu teachers totaling 9 people, the object of this research was the professional competence of teachers. This research was conducted in two cycles (cycle 1 and cycle 2), the results showed that with a collaborative supervision approach the average professional competence of teachers increased in the pre-cycle of 74.88 with sufficient criteria, in the first cycle of 79.77 with sufficient criteria and in cycle 2 of 87.55 with good criteria. So, it can be concluded that the professional competence of teachers at SDN Brudu Jombang can be improved through the application of a collaborative supervision approach.
Meningkatkan Komitmen Dan Kemampuan Guru Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Masa Pandemi Melalui Praktek Dengan Teknik Umpan Balik Di SDN Brudu Jombang Siti Maisaroh
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i1.192

Abstract

Wabah pandemic Covid 19 makin tak terbendung dengan eskalasi sebaran yang kuat menjelajah ruang dan waktu pada skala luas dan cepat. Corona virus sudah bertransformasi menjadi pandemic dan memaksa manusia untuk membatasi ruang gerak interaksi antar sesama manusia. Protokol jaga jarak sosial dan fisik menjadi opsi untuk memutus rantai penyebaran. Tanpa terkecuali yang terdampak bencana global ini adalah aktivitas di tempat ibadah, pelayanan publik, dan lembaga pendidikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal dengan rutinitas kegiatan belajar mengajar konvensional tatap muka di ruangan kelas sangat merasakan imbasnya. Sejumlah agenda dan program telah dipetakan dan dijalankan untuk menjamin kesehatan dan keselamatan warga negara. Pemerintah juga telah menyusun peta jalan agar pembelajaran tetap berlangsung meskipun siswa diliburkan secara fisik. Kebijakan belajar dari rumah dengan platform pembelajaran jarak jauh menjadi alternatif solusinya. Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa RPP cukup satu lembar saja, namun bukan berarti lebih dari satu lembar tidak diperbolehkan. Yang pasti dalam sebuah RPP harus mencakup tujuan pembelajaran, langkah-langkah atau kegiatan pembelajaran dan asesmen atau penilaian. Pada fase ini keterampilan dan kreativitas guru mengimplementasikan strategi, metode, dan teknik pembelajaran sangat dibutuhkan. Jangan sampai siswa di rumah semakin terbebani oleh materi pelajaran yang berat dan di akhir pembelajaran diberi tugas berlebihan. Prinsip bahwa belajar itu sangat menyenangkan (enjoyfull learning) harus dikedepankan. Sebuah kendala bagi guru, karena harus meninggalkan strategi pembelajaran tatap muka ke strategi pembelajaran moda daring (BDR). Manfaat penelitian ini, khususnya bagi guru-guru yang menjadi subjek penelitian, adalah meningkatnya komitmen dan kemampuan guru. Sehingga dapat membuat RPP masa pandemi dan memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring.