Ujud Rusdia
Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KEPALA KOORDINATOR WILAYAH BIDANG PENDIDIKAN TK, SD, SMP DAN NON-FORMAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG Ujud Rusdia
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 2, APRIL 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.852 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran Kepala Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan TK, SD, SMP dan Non-Formal dalam meningkatkan kinerja pegawai Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar peran Kepala Koordinator Wilayah dalam meningkatkan kinerja pegawai menggunakan teori menurut Henry Mintzberg (1973) bahwa peran yang biasanya dijalankan oleh pimpinan dalam meningkatkan suatu kinerja, yaitu; peran a. Interpersonal Role (Peranan Pribadi) seperti Figure head, Leader, Liasion. b. Decison Making (Peranan pembuat keputusan) seperti Entreprenuer, Distrubance handler, Resource allocation, Negotiator. c. Informational role (Peranan sumber informasi) seperti Monitor and Dessiminator, Spoke person. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Kepala Koordinator Wilayah dalam meningkatkan kinerja pegawai pada kantor Koordinator Wilayah Kecamatan Paseh senantiasa melakukan perannya sebagai interpersonal role, decision making dan informational role dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Koordinator Wilayah Kecamatan Paseh.
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN FISIK MELALUI PEMBUATAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH SEMENTARA(TPS) DI DESA MARGAMEKAR KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Ujud Rusdia; Candrika Akhdan
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6 No. 3 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 3, NOVEMBER 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.747 KB)

Abstract

Wujud dari Peran Kepala Desa adalah melaksanakan pembangunan Desa dimana Kepala Desa wajib Membangun Desa sendiri demi kemandirian. Dalam rangka pembangunan Desa pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Sementara adalah sebagai bentuk produk Pembangunan Fisik.Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendekrisikan peran Kepala Desa dalam Pembangunan Fisik melalui Pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Desa Margamekar Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Kerangka penelitian yang diambil oleh peneliti ada;lajh menggunakan Bintoro Tjokroamidjojo (2000:42) Peran Terbagi 3 Indikator yaitu 1). Motivator , 2). Fasilitator, 3). Mobilisator. Penelitian mengguanakan meotde deskriptif kualitatif yaitu metode yang bertujuan memberikan penjelasan kepada suatu masalah dengan menganalisa data untuk memberi kesimpulan. Untuk melakukan pengumpulan data penulis menggunakan beberapa Teknik pengumpulan data diantaranya: Teknik Observasi yaitu Teknik pengumpulan data langsung dari obyek penelitian. Teknik wawancara untuk mengumpulkan data yang lebih jelas sesuai dengan kebutuhan penelitian melalui wawancara beberapa informan secara langsung didaerah peneltian dan melakukan studi dokumentasi dan kepustakaan, setelah peneltian dilaksanakan dan menganalisa berbagai data yang didapat maka dapat diungkapkan bahwa Peran Kepala Desa dalam Pembangunan Fisik melalui Pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Desa Margamekar Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Yaitu untuk menilai sejauh mana program-program yang sudah dilaksanakan yang dijadikan visi dan misi oleh Kepala Desa dan juga sejauh mana Kepala Desa apakah sudah menjadi motivator atau dorongan yang diberikan kepada masyarakat maupun perangkat Desa, sebagai fasilitator atau bantuan yang diberikan pemerintah kepada warga masyarakat dan sebagai mobilisator atau yang mengarahkan dan mengajakn agar warga masyarakat berkerjasama dalam membangun Desa. Kesimpulan nya bahwa rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara sudah ada di dalam program yang mana di musyawarahkan di musrenbang dan juga anggaran yang akan di ambil dari ADD (Anggaran Dana Desa). Pelaksanaan nya tehalang Covid-19 dan PMK (Penyakit Mulut dan Kaki) sehingga program belum terrealisasikan.