Dera Izhar Hasanah
Prodi ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELAKSANAAN PEMBINAAN PEGAWAI OLEH CAMAT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA DALAM MENCAPAI KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG Dera Izhar Hasanah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 1, JANUARI 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.635 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masalah masih adanya kinerja pegawai yang belum optimal. Berdasarkan latar belakang penelitian diatas, penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut : Bagaimana pelaksanaan pembinaan pegawai yang dilakukan oleh Camat, hambatan-hambatan apa yang dihadapi serta upaya-upaya apa yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Hipotesis yang penulis ajukan adalah "Jika pembinaan pegawai yang dilakukan oleh Camat berdasarkan pada usaha pembinaan kepegawaian, maka kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung akan tercapai". Penulis memakai Metode deskriptif analisis dengan penarikan sample sebanyak 27 orang responden. Sedan gkan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan penyebaran angket. Hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan pembinaan pegawai yang dilakukan oleh Camat sebagai salah satu upaya dalam mencapai kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung yang berdasarkan teknik-teknik pembinaan dan kepemimpinan belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal, sehingga berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Adapun hambatan pelaksanaan pembinaan pegawai bersifat internal seperti volume pekerjaan Camat yang terlalu padat, terbatasnya dana dan fasilitas kerja yang dianggap kurang memadai. Sedangkan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu melalui pendelegasian sebagian tugas dan wewenang, mengembangkan kemampuan pegawai serta lebih memperhatikan fasilitas-fasilitas kerja agar lebih memadai. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan teruji kebenarannya.
KOORDINASI PEMERINTAH KECAMATAN DENGAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK KRIMINAL BEGAL DI KECAMATAN PAMENGPEUK KABUPATEN BANDUNG Rendy Adiwilaga; Dera Izhar Hasanah; Widaningsih
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6 No. 3 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 3, NOVEMBER 2022
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.469 KB)

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana koordinasi Pemerintah Kecamatan dengan Kepolisian Sektor dalam menanggulangi tindak Kriminal begal di Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koordinasi kepolisian dan faktor penyebab terjadinya tindak Kriminal begal di Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menjelaskan secara menyeluruh koordinasi Pemerintah Kecamatan dengan Kepolisian Sektor dalam menanggulangi tindak Kriminal begal di Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung, melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan menelaah seluruh data yang telah dikumpulkan yang didukung oleh hasil wawancara dengan pendekatan teori yang dikemukakan oleh Harold Koontz dan Cyrill O’Donel bahwa koordinasi antar organisasi dapat dilihat melalui Rencana kerja, Pertemuan atau Rapat, Komunikasi, Pembagian Kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya koordinasi yang baik, lancar dan cukup efektif dalam menanggulangi aksi pembegalan di Kecamatan Pamengpeuk. Langkah-langkah penertiban berupa Himbauan, sosialisasi dan penindakan juga telah dilaksanakan dengan baik. Jika ini berjalan dengan konsisten maka aksi pembegalan di Kecamatan Pamengpeuk bukan tidak mungkin dapat diberantas.
EFEKTIVITAS APLIKASI SAKEDAP DALAM SISTEM PELAYANAN KEPENDUDUKAN TERPADU DI DISDUKCAPIL KABUPATEN BANDUNG Afifah Khoerunnisa; Dera Izhar Hasanah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 1, JANUARI 2023
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa efektivitas aplikasi SAKEDAP oleh Disdukcapil dalam sistem pelayanan terpadu di Kabupaten Bandung sudah berjalan dengan optimal, mengetahui bagaimana cara yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Bandung dalam menggunakan aplikasi SAKEDAP yang disediakan oleh Disdukcapil untuk memperoleh pelayanan, serta mengetahui upaya apa saja yang dilakukan kepada masyarakat Kabupaten Bandung agar aplikasi SAKEDAP dapat berfungsi dengan maksimal. Keberhasilan organisasi pada umumnya di ukur dengan konsep efektivitas, Dengan demikian, perlu adanya pengaturan, pengarahan, dan pendayagunaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Dengan menggunakan teknik penentuan sampel Purposive Sampling. Aplikasi Sakedap bertujuan untuk memudahkan masyrakat untuk membuat administrasi kependudukan. Dengan adanya Aplikasi Sakedap ini masyarakat tidak membutuhkan waktu yang lama pada saat menunggu pengurusan di Disdukcapil. Masyarakat yang tidak memiliki alat komunikasi dan memiliki kendaraan, para warga bisa mendatangi Rt/Rw atau desa setempat yang alat komunikasi nya belum dipakai untuk meng install aplikasi sakedap, karena untuk aplikasi sakedap ini hanya bisa satu kebutuhan administrasi satu akun saja. Aplikasi Sakedap disosialisasikan untuk memudahkan para warga mengenai pembuatan administrasi kepependukan yang mereka butuhkan, sehingga tidak membuat keramaian di kantor disdukcail pada saat masa pandemi covid berlangsung. Fakta dilapangan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan mengalami beberapa kendala. bisa dilihat dalam data tahun 2021 yang peneiliti dapatkan, tidak semua orang memakai aplikasi tersebut mereka ada yang memilih untuk datang ke disdukcapil dengan prokes yang dianjurkan, ada juga yang memilih melakukan pengumpulan data di satu desa/kecamatan lalu mewakilan untuk datang ke Disdukcapil.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DAN PENGGUNAAN ANGGARAN DANA DESA OLEH KEPALA DESA GUNUNGLEUTIK KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020 – 2021 Dera Izhar Hasanah; Irwansyah
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 2, APRIL 2023
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran dana desa merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang disusun dan serta disahkan oleh Pemerintah Desa dengan Badan Permusyaratan Dana (BPD), dengan adanya pandemi covid-19 pada tahun 2020-2021 ini berbagai kebijakan dan peeraturan dibuat untuk mempercepat penanggulangan covid-19 hingga ke tingkat desa, pemerintah pusat menerbitkan Permendes No 7 Tahun 2020 dan Permendes No 13 Tahun 2021 terkait dengan prioritas penanganan pandemi covid-19 yaitu 3 (tiga) program kegiatan yakni percepatan dan penanganan pandemic covid-19, bantuan langsung tunai desa dan padat karya tunai desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami efektivitas 3 (tiga) program prioritas tersebut dengan menggunakan teori dari Richard M Steers melalui tiga pendekatan untuk menilai efektivitas suatu program diantaranya, Paham mengenai optimasi tujuan, persprektif sistematika dan tekanan pada segi perilaku manusia berdasarkan susunan organisasi, metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif, pengumpulan data peneliti dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengumpulan data peneliti melibatkan perangkat desa yang menjadi objek penelitian kemudian data yang diperoleh dianalisis dan diolah setelah itu dijadikan narasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasannya Pemerintah Desa Gunungleutik sudah menerapkan penggunaan anggaran dana desa tahun 2020-2021 yakni penanggulangan dan pencegahan covid-19, bantuan langsung tunai dan padat karya desa, dengan merubah atau menggeser beberapa anggaran pembangunan. Efektivitas serapan anggaran yang diperoleh dari hasil penelitian ini menunjukan tingkat pencapaian kinerja Pemerintah Desa Gunungleutik dalam 3 (tiga) program prioritas tersebut telah menerapkan tingkat keefektivan walaupun hasilnya belum sempurna. Pengelolaan dan penggunaan anggaran dana desa harus lebih efektif perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa khususnya kepala desa, bendahara desa dan tim pelaksana kegiatan desa untuk menyampaikan aspirasi dari tingkat desa ke tingkat yang lebih tinggi yakni pemerintah daerah dan pemerintah pusat.