Penyakit/masalah kesehatan yang banyak menyerang bayi dan anak balita masih berkisar padapenyakit/masalah yang kurang lebih sama yang terjadi juga pada Puskesmas Sangurara yaitu InfeksiSaluran Pernafasan Akut (ISPA), pneumonia, diare, dan malaria. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinyapelaksanaan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Sangurara Kota PaluJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat kualitatif. Variabel dalam penelitianini adalah evaluasi pelaksanaan MTBS meliputi Indikator input, proses dan output di Puskesmas SanguraraKota Palu. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengolahan data menggunakanpendekatan analisa isi (content analisis) dengan teknik matriks dimana informasi diolah dalam tabel antaralain: nomor, nama informan, emik dan etik.Hasil penelitian menunjukkan input pelaksanaan MTBS di Puskesmas Sangurara masih memilikikekurangan dari segi fasilitas dan tenaga terutama yang dilatih MTBS. Process dalam pelaksanaan MTBSbelum adanya standarisasi kepatuhan petugas (SOP) dan belum adanya alur pelayanan MTBS. Outputdalam pelaksanaan MTBS untuk cakupan belum mencapai target yaitu 50% dari sasaran pelayanan balitasakit sebanyak 95%.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah baik input, proses dan output dalam pelaksanaan MTBSbelum maksimal. Diharapkan Puskesmas Sangurara dapat meningkatkan pelayanan MTBS baik standarmaupun alur pelayanan dan juga meningkatkan kualitas tenaga pelayanan MTBS serta pengadaan ruangankhusus untuk MTBS untuk pelayanan yang lebih optimal.