Wilda Yunieswati
Program Studi Sarjana Gizi, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi BERGIZI DASAR (Berbincang tentang Gizi, Diet DASH, dan Diet Rendah Garam) pada Lansia Hipertensi Tania Nisrina Putri; Wilda Yunieswati
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.3.1.1-7

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian nasional maupun global. Data di Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 dan 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi hipertensi dari 25,8% menjadi 34,1%. Berdasarkan hasil analisis data Puskesmas Gambir periode Januari – Agustus 2025, prevalensi hipertensi mencapai 14,2% yang melebihi target capaian yaitu 12,6%. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait hipertensi dan peningkatan konsumsi sayur buah 3 porsi (300 gram/hari) dan penurunan konsumsi garam (>4 gram/hari) pada masyarakat usia lansia di wilayah Puskesmas Kecamatan Gambir. Kegiatan dilakukan di Posbindu RW 01 Gambir dan RW 07 Cideng,Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta pada Oktober 2025. Sasaran kegiatan ini adalah penderita hipertensi berusia 60 tahun keatas dengan jumlah peserta 12 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test yaitu 38,3 poin. Selain itu, setelah dilakukan intervensi edukasi diet DASH dan diet rendah garam terdapat 30% peserta yang menerapkan konsumsi garam <4 gram garam per hari, peningkatan konsumsi sayur pada 3 dari 10 responden atau sebesar 30%, dan peningkatan konsumsi sayur pada 1 dari 10 responden. Peserta memiliki kesadaran yang lebih baik terkait diet DASH dan diet rendah garam setelah mendapatkan edukasi.