Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Behavior Intention Masyarakat Gen Y dalam Menggunakan QRIS pada Berbagai Toko Ritel di Kota Batam Kharisma Austin Makaba
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v2i1.1386

Abstract

Despite the previous severe contraction, the economy has gradually recovered, as evidenced by the resumption of significant transactions. One visible thing is the development of digitization in terms of converting conventional transactions into digital transactions such as the use of QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). In Batam City, it was reported by BI Kepri that the number of QRIS merchants increased by 10.28% from the first quarter of 2022, and users increased by 92.65% from the first quarter to 117,686 (y-o-y). However, many people have not switched to digital payments like Gen Y. The KIC survey spread across 34 provinces found that more Gen Y use conventional bank accounts than digital wallets and the use of digital wallets is dominated by Gen Z of 68%. This research aimed to analyze the factors that influence the Behavior intention of the Gen Y community in using QRIS in various retail stores in Batam city. The sample in this research was 101 respondents who were chosen according to predetermined criteria. The research model used a combination of TAM and TPB, with multiple linear regression analysis using SPSS. The results showed that Perceived Ease to Use had a significant effect on Perceived Usefulness, then Perceived Usefulness & Perceived Ease to Use affected Attitude, as well as the PEU, PE, Attitude, & Perceived Behavior control variables had a significant effect on behavior intention while the Subjective Norms variable did not significantly effect on behavior intention.
CUSTOMER CENTRIC MARKETING : ANALISIS SENTIMEN KONSUMEN BERDASARKAN ULASAN KONSUMEN DI E-COMMERCE SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN STRATEGI PEMASARAN KOMPETITIF SHOPEE DAN TOKOPEDIA. Kharisma Austin Makaba; Natalia Margareta Sulistiawati; Aulafly Khaleesa Layna Naylufar; Regina Dey Gracia; Nur Faiza; Alfath Bahakim Zanzibar
Fortunate Business Review Vol. 5 No. 2 (2025): Fortunate Business Review
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Universal.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63643/fbr.v5i2.324

Abstract

Pertumbuhan E-commerce di Indonesia telah mengubah perilaku belanja konsumen menujuproses yang lebih cepat, praktis, dan berbasis digital. Shopee dan Tokopedia menjadi duaplatform terbesar, namun keduanya menunjukkan perbedaan dalam jumlah pengguna dantingkat kepuasan. Shopee mendominasi pasar, tetapi tidak selalu memperoleh ulasan positif.Sebaliknya, Tokopedia memiliki pengguna lebih sedikit namun mendapatkan apresiasi padabeberapa aspek layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola sentimen konsumen,mengidentifikasi isu dominan dalam ulasan, serta mengkaji hubungan antara sentimen, rating,dan citra platform. Selain itu, penelitian menyusun strategi pemasaran kompetitif berbasiscustomer-centric marketing untuk konteks konsumen di Kota Batam. Pendekatan yangdigunakan adalah kualitatif melalui analisis sentimen pada ulasan konsumen di Google PlayStore dan App Store, serta wawancara dengan konsumen dan ahli. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa Shopee didominasi sentimen positif terkait harga yang kompetitif,banyaknya promo, serta kemudahan aplikasi. Tokopedia menerima lebih banyak sentimennegatif, terutama mengenai keterlambatan pengiriman, performa aplikasi, dan kualitasproduk, meskipun unggul dalam stabilitas layanan dan variasi metode pembayaran. Faktordominan yang mempengaruhi sentimen meliputi kecepatan pengiriman, kualitas produk,promo, dan respons layanan pelanggan. Temuan menunjukkan bahwa sentimen secaralangsung memengaruhi rating dan membentuk citra platform. Analisis sentimen menjadi dasarpenting dalam strategi customer-centric marketing melalui peningkatan logistik, pengawasanseller, perbaikan fitur aplikasi, serta personalisasi promo. Strategi ini diharapkanmeningkatkan kepuasan, loyalitas, dan daya saing kedua platform