Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) DI SMP NEGERI 6 BANJARMASIN Fajrin, Nur
Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integrationvalues ofmulticultural educationis an attemptto combine thelearning strategiesthat includesmulticultural valuesin acknowledging, accepting and affirminghumandifferences and similaritiesthat includediversityof race, language, religion, raceandgender. It is doneby developinginstructional designthatincludes planning, implementation, andevaluationof PKn which includingmulticultural values.LearningPKnasteaching materials isintegrated withthe values ofmulticultural educationin order toincrease the value ofequality, democraticvaluesandtolerancebetween people. In this study, the writer useda qualitative method. The data collectiontechniqueswere observation, interviews, anddocumentation. Moreover, the data analysis techniques used data reduction, data display, and conclusion.The resultsof this studywerein the process ofplanninglearningPKn whichincludedMulticulturalvaluesinSMPN6Banjarmasin: the teachersalreadyhad asyllabusfortheir teaching and learning process, the teacher also alreadyhad the Lesson Plan (RPP) which has been integratedwiththe values ofmulticultural educationintothe Lesson Plan and the teachers had more than one thematerials/textbook when teaching Pkn. On the other hand, theimplementation ofthe teaching and learning process of PKn whichincludingmulticulturalvaluesinSMPN6Banjarmasinhas been runningprettywellsince it had included:carrying out the pre-activities, carrying out the while-activities which includedconductingcorevalues of equality, democracyandtolerance and the lastwas carrying out the post-activities. Then, the teachers haveimplemented the principles ofassessment for the evaluation ofthe teaching andlearning process of PKn whichincludedmulticulturalvaluesinSMPN6Banjarmasin. The principles ofassessment were valid, objective, fair, unified, open, thoroughandcontinuous, systematic, based on thecriteria, andaccountable.According to the results, it is suggested thatthe PKn teachersatSMPN6Banjarmasinshould improve the integrationvalues ofmulticultural educationin the teaching and learning processof PKn, it was based on the fact that SMPN6Banjarmasinhavestudents who werediversein terms ofethnicity, culture, language, religion, socialstatus, gender, ability, ageandrace.Keywords: Integration, The Values of Multicultural Education, Teaching and Learning PKn.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PADA PEER GROUP TENTANG SARAPAN PAGI TERHADAP STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DI SDN KEMBANGARUM 02 SEMARANG Fajrin, Nur; Nuraeni, Asti; Solechan, Achmad
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarapan pagi merupakan perilaku sehat yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi dan energi anak usia sekolah pada masa tumbuh kembang. Pendidikan kesehatan adalah salah satu langkah yang akan mendorong dilaksanakannya perilaku yang sehat melalui penggunaan sejumlah metode dan teknik pendidikan, dengan metode peer group anak usia sekolah akan lebih mudah memahami materi pendidikan kesehatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan pada peer group tentang sarapan pagi terhadap status gizi anak usia sekolah di SDN Kembangarum 02 Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 61 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan pada peer group tentang sarapan pagi terbukti efektif terhadap status gizi anak usia sekolah dengan p value 0,040. Status gizi pada pretest adalah sangat kurus dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) 16,99 dan status gizi pada posttest adalah kurus dengan IMT 17,10. Penelitian ini menyarankan bagi siswa untuk membiasakan diri melakukan sarapan pagi dan untuk pihak sekolah bisa menjadikan pendidikan kesehatan sebagai program rutin dengan metode peer group atau dengan metode lainnya.