Andi Hidayati
Universitas Pejuang Republik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN PERGAULAN DI SEKOLAH DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 MAJENE Andi Mahyul; Andi Hidayati
Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 3 No. 1 Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Studi ini menelaah tentang Hubungan antara Lingkungan Pergaulan Siswa dan Prestasi Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Majene. Masalah utama dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran lingkungan pergaulan siswa di SMA Negeri 2 Majene, prestasi belajar siswa SMA Negeri 2 Majene, Apakah ada hubungan positif antara lingkungan pergaulan siswa terhadap prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Majene. Berdasarkan itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai: (1) Lingkungan pergaulan siswa di SMA Negeri 2 Majene.(2) Prestasi belajar siswa SMA Negeri 2 Majene. (3) Ada tidaknya hubungan antara lingkungan pergaulan dengan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Majene. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian kuantitatif, yang bersifat deskriftif korelasional. Untuk meneliti lingkungan pergaulan siswa sebagai variabel bebas (x) dan prestasi belajar sebagai variabel terikat (y). teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara Angket, dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan pergaulan siswa di SMA Negeri 2 Majene pada umumnya dikatakan cukup baik. Lingkungan pergaulannya berada pada kategori cukup baik. (2) Prestasi belajar siswa di SMA negeri 2 Majene tergolong tinggi. berada pada kategori tinggi (3) Terdapat hubungan positif antar lingkungan pergaulan siswa dan prestasi siswa belajar. Hal ini berarti semakin baik lingkungan pergaulan siswa di sekolah semakin besar kemungkinannya siswa memperoleh prestasi belajar yang lebih tinggi.
Mengubah Sikap Konservatif Guru Melalui Supervisi Akademik Model Cooperative Profesional Development (CPD) Yusuf Yusuf; Andi Hidayati
Jurnal Kependidikan Media Vol 12, No 2 (2023): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v12i2.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengubah sikap konservatif guru menjadi guru yang progresif futuristik melalui supervisi akademik. Serta Meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran dan mengelola kegiatan proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah 8 orang guru mata pelajaran di SMP Negeri 29 Satu Atap Malaka Kabupaten Maros. Teknik pengumpulan data Data dalam PTS ini dikumpulkan dengan menggunakan berbagai instrumen penelitian (alat monitoring), seperti: catatan harian, lapangan, lembar observasi; pedoman wawancara; lembar angket/kuesioner, lembar masukan guru (refleksi tindakan); lembar penilaian unjuk kerja, dan hasil belajar siswa. Perubahan sikap konservatif menjadi sikap yang progresif futuristik mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang lebih berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMP Negeri 29 Satu Atap Malaka Kabupaten Maros. Sebelum dilakukan penelitan sikap guru menunjukkan skala sikap yang sangat rendah yaitu: 52,4% dengan rata-rata pemenuhan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 42,50% sedangkan tingkat ketercapaian rata-rata 51,5%. Sedangkan Pada Siklus I Skala Likert mencapai 71,90% dengan rata-rata pemenuhan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 63,50% sedangkan tingkat ketercapaian rata-rata 70,50%. Pada Siklus II Skala sikap memperoleh nilai 78,30% dengan rata-rata pemenuhan perencanaan dan pelaaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 79,0% sedangkan tingkat ketercapaian rata-rata 84,0%.