Sitti Nurhadijah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Early Detection of Peripheral Arterial Disease (PAD) by Ankle Brachial Index (ABI) Examination in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Muhammad Sahlan Zamaa; Renaldi M; Sitti Nurhadijah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.117 KB)

Abstract

Diabetes mellitus is one of the most common health problems in Indonesia. This disease has various complications, including the occurrence of pheriperal arterial disesase (PAD). One method to detect PAD is to examine the ankle brachial index (ABI). This study aims to conduct early detection of PAD incidence in diabetes mellitus patients. This research is a descriptive study with a population of 5649 and a total sample of 104 respondents who were taken using accidental sampling method. Data was collected through visits to the respondent's house. ABI data were collected using 8 MHz vascular doppler. On the right leg, there were 13 respondents who experienced PAD (11 mild occlusion and 2 moderate occlusion), for the left leg there were 13 respondents who experienced PAD (8 mild occlusion and 5 moderate occlusion). PAD is one of the complications that can occur in patients with diabetes mellitus. Early detection of PAD is important, because most patients with PAD do not feel any symptoms. This is important to prevent diabetic ulcers in the patient's feet.
EDUKASI TENTANG TEPUNG SELACI PUPUT (6 LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR) SD INPRES KAMPUNG PARANG DI DESA PA’BENTENGANG KEC.EREMERASA KAB.BANTAENG Ilham Syam; Muhammad Sahlan Zamaa; Renaldi M; Sitti Nurhadijah; Awalia Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v4i2.454

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu cara masyarakat untuk dapat menjaga kualitas kesehatannya. Kebaruan kegiatan pengabdian ini karena memberikan pelajaran tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Program PHBS ini terdapat beberapa indicator yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan PHBS, salah satunya adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS). Perilaku CTPS yang baik dapat mencegahan kejadian diare dan ISPA yang rentan dialami oleh anak-anak khususnya usia sekolah. Sehingga petingnya untuk mengajar anak sejak dini mengenai CTPS yang baik dan benar. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan penyuluhan tentang 6 langkah cuci tangan dan meningkatkan pengetahuan dengan pengisian kuesioer pre-test dan post-test untuk mengetahui pengetahuan anak sekolah dasar dengan dibantu mahasiswa dalam pengisian kuesioner mencuci tangan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dengan metode yang digunakan yaitu penyuluhan, power poin, media poster, kuesioner dan gerakan lagu 6 langkah cuci tangan yang benar lalu mempraktekkan cuci tangan dibantu oleh mahasiswa. Hasil dari ini Sebelum dilakukan penyuluhan pada anak sekolah dasar yang kurang mengetahui cara mencuci tangan yang benar sebanyak 27 siswa (46,7%) sedangkan sesudah dilakukan penyuluhan berkategori baik sebanyak 44 (89,4%) dari 47 responden. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 29 mei 2024 di SD Inpres Kampung Parang kelas 4 dan 5.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan sebanyak 21 (44,7%) tentang 6 langkah cuci tangan yang benar.
PENYULUHAN PUTRI SETIA (SEHAT TANPA ANEMIA) DAN PEMBAGIAN TABLET FE Andi Yulia Kasma; Sitti Nurhadijah; Andi Ayumar; A. Asyratul Hidayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v4i2.458

Abstract

Young women are required to take FE tablets because they experience menstruation every month. FE tablets are also useful for replacing iron lost due to menstruation and for meeting iron needs that are not sufficient from food. In general, the symptoms of anemia that are often felt are lethargy, weakness, fatigue, negligence, frequent complaints of dizziness and dizzy eyes. Further symptoms are pale eyelids, lips, tongue, skin and palms. Treatment of anemia can be done independently by taking oral iron therapy or Fe tablets appropriately. This community service method is a counseling method in the form of lecture material and direct presentation related to loyal daughters (healthy without anemia) and direct distribution of Fe tablets. 20 female students. as a whole it was very effective, resulting in an increase in the knowledge of young women in adherence to taking iron tablets. Furthermore, it is hoped that from this activity young female students at SMP Negeri 2 Bangkala Barat can routinely consume blood-boosting tablets to prevent anemia. Keywords: blood supplement tablets, teenage girl, anemia