Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Modernisasi Administrasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Badan Siti Mialasmaya
Majalah Bisnis & IPTEK Vol. 12 No. 2 (2019): Majalah Bisnis & IPTEK
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STIE Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55208/zgt5e798

Abstract

Modernization of tax administration as one of the improvements for the administration performance, conducted in personally, team, or group to get the efficiency, economic, and the suitable improvement. This research aimed to know about the effects of modernization of tax administration of the obedience of the people in Tax Service Office Pratama Bandung Cibeunying. The method of this research employs the Verifikative descriptive. The result of the research show that the analysis of product moment is 0,802, which mean consisting the relation between modernization of tax administration and the people. The result of the coefficient of determination analysis shows the number 65%, which mean the modernization of tax administration influenced 65% towards the people. Moreover, the 35% is the other effects of beyond the variable which are not talked in this research.
Transformasi Digital Umkm Desa: Peluang dan Tantangan di Desa Purwadana, Karawang Siti Mialasmaya; Sophia Rahmi; Triyani Hayati; Ria Utami; Dede Yusuf Maulana
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1591

Abstract

Akselerasi teknologi informasi menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perdesaan untuk mulai mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan pemasaran dan pengelolaan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan transformasi digital UMKM di Desa Purwadana, Kabupaten Karawang, melalui edukasi literasi digital, pelatihan penggunaan platform daring, dan pendampingan teknis. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada model pendampingan berbasis kebutuhan mitra yang menggabungkan pemetaan masalah, pelatihan praktis, aktivasi visibilitas usaha melalui Google Maps Bisnis, serta evaluasi perubahan kapasitas digital melalui pre-test dan post-test. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, sosialisasi edukatif, pelatihan teknis, implementasi platform digital, dan pendampingan personal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada empat indikator utama, yaitu literasi konsep digital marketing dari 32% menjadi 88%, keterampilan operasional platform daring dari 18% menjadi 82%, kesiapan adopsi inovasi teknologi dari 25% menjadi 86%, dan pemahaman strategi branding digital dari 28% menjadi 84%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan terstruktur dapat memperkuat kapasitas awal UMKM desa dalam memanfaatkan teknologi digital. Namun, keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi keuangan digital masih menjadi hambatan yang perlu ditangani melalui program lanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi pelatihan pemasaran digital, pendampingan teknis, dan penguatan literasi finansial digital dalam mendukung keberlanjutan UMKM perdesaan.