Sri Winarti
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK KIMIA FLAKES DENGAN PROPORSI TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG KACANG TUNGGAK YANG DIPERKAYA DENGAN MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI Nurul Firdausy; Dedin Finatsiyatull Rosida; Sri Winarti
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 1: January 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.01.3

Abstract

Flakes merupakan jenis makanan sereal yang dapat dikembangkan dalam meningkatkan nilai gizi seperti protein dan lemak. Flakes jagung yang kaya akan kandungan pati dapat dipadukan dengan tepung kacang tunggak yang kaya akan kandungan protein, dan minyak biji bunga matahari mengandung banyak asam lemak esensial. Penelitian ini memiliki tujuanuntuk memahami karakteristik kimia flakes dengan perbandingan tepung jagung dan tepung kacang tunggak serta diperkaya dengan minyak biji bunga matahari. Metode RAL digunakan dengan faktor pertama perbandingan tepung jagung dengan tepung kacang tunggak (50:50, 60:40, dan 70:30), dan faktor kedua yaitu konsentrasi pertambahan minyak biji bunga matahari (4%, 6%, dan 8% (v/b)). Hasil penelitian menunjukkan nilai karakteristik kimia produk flakes meliputi kadar air 2.47-2.96 %, kadar abu 1.45-1.76 %, kadar lemak 3.76-7.46 %, kadar protein 6.8-7.24 % dan kadar karbohidrat 81.36-84.85 %. Sifat kimia produk flakes dapatdipengaruhi oleh formulasi tepung jagung, tepung kacang tunggak dan konsentrasi minyak biji bunga matahari.
Kualitas Mikrobiologi dan Karakteristik Sensori Sambal Petis pada Pedagang Gorengan di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Indonesia Aulia Islamiati Yusuf Pangan; Sri Winarti; Destiana Adinda Putri; Anna Abdilla; Rosyid Wardianto; Maulia Widi
Pro Food Vol. 12 No. 1 (2026): Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan)
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/profood.v12i1.639

Abstract

Sambal petis is a traditional Indonesian condiment that is frequently consumed with fried snacks. Nevertheless, the risk of microbial contamination may be elevated by an insufficient level of sanitation during the preparation and handling processes. This study aimed to assess sanitation practices, microbiological quality, and sensory characteristics of sambal petis from 26 fried-snack vendors in Tambaksari, Surabaya, Indonesia. Microbiological quality was assessed based on compliance with applicable microbiological standards, while sensory attributes were analyzed using one-way ANOVA followed by Tukey’s HSD test (p < 0.05). In general, sanitation during processing and equipment was moderate (mean score = 2), while food presentation and vending facilities sanitation were poor (mean score = 3). The total microbial count ranged from 5.17 to 6.25 log CFU/g, exceeding the maximum limit specified in SNI 2718:2013 of 3.69 log cfu/g. Furthermore, E. coli was identified in 50% of the samples, while Salmonella sp. Was identified in 46% of the samples. These results correspond to the observed hygiene behaviors, indicating that microbial contamination may be an implication of inadequate sanitation. Sensory evaluation indicated no significant differences for color, whereas texture and aroma varied significantly among samples. These findings emphasize the importance of effective hygiene, sanitation, and microbiological control measures throughout the food handling chain.