This Author published in this journals
All Journal Jurnal Spektran
Komang Suci Nirmala Sari
Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN PERSEDIAAN MATERIAL PROYEK DENGAN TEKNIK LOT-SIZING (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN ASPOL SANGLAH T.36) I Gusti Ngurah Oka Suputra; Anak Agung Wiranata; Komang Suci Nirmala Sari
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p06

Abstract

Proyek Pembangunan Rusun Aspol Sanglah merupakan proyek yang terletak di Jalan Diponegoro, Desa Dauh Puri, Denpasar Bali. Rusun ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana Polresta Denpasar. Kontraktor pelaksana dari proyek ini adalah PT. Karya Nirmala dan proyek ini menggunakan anggaran dari Dipa Polresta Denpasar. Dalam pelaksanaan pembangunann Rusun Aspol Sanglah T.36 terdapat beberapa kendala yang dialami, salah satunya adalah kehabisan persediaan/stockout yang diakibatkan oleh keterlambatan suplai material. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan persediaan material untuk menghindari hal yang sama terulang kembali di kemudian hari. Perencanaan persediaan dapat dilakukan dengan menggunakan Metode Material Requirements Planning (MRP) khususnya pada teknik lot-sizing yang sekaligus dapat digunakan untuk mendapatkan total biaya persediaan yang paling minimum. Metode dari teknik lot-sizing yang digunakan adalah metode LFL (Lot-For-Lot), FPR (Fixed Period Requirements), PPB (Part Period Balancing), dan SM (Silver Meal Algorithm). Material konstruksi yang menjadi obyek penelitian ini adalah material untuk pekerjaan pembesian dan bekisting struktur lantai 1,2,3,4, dan rooftop. Hasil penelitian mendapatkan bahwa metode LFL adalah metode yang menghasilkan total biaya persediaan paling minimum yaitu sebesar Rp 9.372.475.596. Hal ini membuktikan bahwa metode LFL merupakan metode yang paling cocok digunakan pada proyek pembangunan Rusun Aspol Sanglah berdasarkan pertimbangan biaya dan keterbatasan lokasi penyimpanan persediaan di lapangan.