Haryanto Haryanto
Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Social Media Network Sebagai Media Komunikasi Komunitas Pustakawan Homogen Dalam Rangka Optimalisasi Resources Sharing Koleksi Antar Perguruan Tinggi Haryanto Haryanto
Pustakaloka Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.218 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i1.470

Abstract

Abstrak; Karya ilmiah ini merupakan hasil analisis yang mengulas media sosial sebagai media yang sangat efektif di jadikan sebagai media komunikasi komunitas pustakawan dari perpustakaan yang sama program studinya (homogen) antar perguruan tinggi.Tujuan dari analisis ini adalah terciptanya komunikasi antar pustakawan homogen antar perguruan tinggi sehingga dapat saling mendukung dalam penyediaan koleksi. karena dalam dunia perpustakaan, keterbatasan koleksi dihadapi oleh hampir semua perpustakaan, sehingga diperlukan usaha seperti sharing koleksi (resources sharing), untuk itu di perlukan suatu media yang dapat dijadikan media komunikasi yang menghubungkan perpustakaan-perpustakaan tersebut. Dan media sosial tersebut adalah facebookDengan media sosial dapat dimungkinkan membuat komunitas-komunitas sejenis atau homogen sehingga dapat berkomunikasi secara cepat untuk sharing koleksi. Dalam memanfaatkan media sosial untuk resources sharing perpustakaan perguruan tinggi, agar efektif diperlukan beberapa hal diantaranya kesamaan komunitas jurusan / homogen, admin utama pengendali, kesepakatan resources sharing, daftar admin masing-masing perpustakaan, jasa ekspedisi, serta MoU.Abstract; This paper is the result of analysis to review social media as a very effective medium in use as a medium of communication community librarians from the same library studies program (homogeneous) between universities.The purpose of this analysis is the creation of a homogeneous communication between librarians between universities so that they can support each other to provide of collection. In the world of libraries, collection limitations faced by almost all libraries, so that the necessary efforts such as sharing collections (resources sharing), for it is needed of a comunication medium that can be used as a medium of communication that connect these libraries. And social media is facebookWith social media may be possible to create communities of similar or homogeneous so that they can communicate quickly for sharing collections. In utilizing social media for sharing resources the college library, in order to effectively take a few things in common among communities majors / homogeneous, the main admin control, resources sharing deal, admin list each library, freight forwarding services, as well as the MoU.     
Knowledge Management di Perpustakaan Perguruan Tinggi Haryanto Haryanto
Pustakaloka Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.785 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v10i1.1236

Abstract

Knowledge management atau manajemen pengetahuan di perpustakaan perguruan tinggi merupakan suatu sistem yang diaplikasikan karena kebutuhan akan suatu sistem manajemen informasi. Dalam karya ilmiah ini menyajikan kajian singkat kinerja perpustakaan perguruan tinggi berkaitan dengan implementasi knowledge management di perpustakaan perguruan tinggi. Pengkajian dilaksanakan secara deskriptif melalui kajian pustaka dan mengemukakan kinerja perpustakaan perguruan tinggi dalam knowledge manajemen. Hasil analisis, Pengetahuan yang dikaji perpustakaan perguruan tinggi dalam kaitannya dengan knowledge management meliputi: Pengetahuan manajemen perpustakaan, Pengetahuan terkait studi pemustaka, Pengetahuan tentang koleksi perpustakaan serta informasi di dalamnya dan Pengetahuan tentang fasilitas dan teknologi perpustakaan yang tersedia. Perpustakaan perguruan tinggi perlu berfokus pada pengembangan kemampuan dinamis (upgrade skills) sumberdayanya, untuk mempertahankan keunggulan kompetitif mereka agar tetap relevan dalam jangka waktu yang lebih lama. Implementasi Knowledge Management lebih dari sekedar sebuah proyek, keberhasilan penerapan knowledge management membutuhkan pandangan jauh ke depan dan perencanaan.