Wina Yunida M Siregar
Mahasiswa Profesi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diabetes Mellitus dengan Ulkus Kaki Diabetik Tischa Rahayu Fonna; Wina Yunida M Siregar; Baluqia Iskandar Putri
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 1 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i1.9939

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Pasien perempuan (38 tahun) datang dengan keluhan nyeri di jempol kaki kanan sejak 1 minggu ini. Luka awalnya tidak terasa nyeri. Luka saat ini bernanah sehingga menyebabkan nyeri terutama saat berjalan. Pasien mengalami kebas pada kedua kakinya sejak beberapa bulan ini. Pasien juga mengeluhkan matanya terasa kabur dan sulit untuk melihat benda yang jauh. Pemeriksaan fisik didapatkan luka terbuka pada jempol kaki kanan berukuran 1x1x0.2 cm berwarna merah kekuningan dengan bagian kulit sekitarnya terdapat pus. Pasien mengalami penyakit DM sejak 2 tahun ini dan mengontrol kesehatannya ke Puskesmas Syamtalira Bayu. Luka pada kakinya tidak dirawat dengan baik dan pasien tidak mengonsumsi obat secara teratur. Pasien diberikan obat antihiperglikemia oral dan antihipertensi. Pasien diberikan edukasi mengenai Diabetes Mellitus dan cara menjaga pola hidup yang sehat.
Pterigium Okuli Dextra et Sinistra Syarifah Rohaya; Wina Yunida M Siregar
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 1 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i1.9830

Abstract

Pterigium adalah salah satu gangguan permukaan mata yang umum terjadi. Pterigium selain menyebabkan gangguan kosmetik juga dapat menyebabkan hilangnya penglihatan apabila mencapai aksis penglihatan. Risiko timbulnya pterigium 44 kali lebih tinggi di daerah tropis seperti Indonesia jika dibandingkan dengan daerah non-tropis. Pasien wanita usia 63 tahun datang ke Poliklinik Mata RSUD Cut Meutia dengan keluhan mata kanan terasa berasap sejak 6 bulan ini. Pasien mengeluhkan penglihatannya kabur, adanya rasa mengganjal terutama pada mata kanan, dan mata berair. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus OD 3/60 dan OS 6/45, pinhole visus tidak maju, serta ditemukan adanya selaput pada konjungtiva bulbi OD yang memanjang hingga kornea dan OS hingga limbus. Pasien didiagnosis dengan Pterigium OD grade IV dan Pterigium OS temporal grade II serta OS nasal grade I dengan Katarak Senilis. Pasien diberi artificial tears dan direncanakan untuk eksisi pterigium. Kacamata dan topi pelindung juga digunakan. Prognosis pasien secara umum adalah dubia ad bonam.