Zubir Zubir
Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) terhadap Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus Musculus) yang Terpapar Asap Rokok Zubir Zubir; Khairunnisa Khairunnisa; Ahmad Roqyal Ain
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 1 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i1.9325

Abstract

Rokok merupakan suatu produk tembakau yang menghasilkan asap dengan cara dibakar, dihisap dan dihirup. Penggunaan rokok meningkatkan resiko pada penyakit saluran pernapasan dan berdampak pada organ tubuh lainnya seperti menurunkan kualitas spermatozoa karena efek terjadinya stress oksidatif. Daun kelor (Moringa Oleifera L) merupakan tanaman yang kaya akan antioksidan yang berfungsi untuk mencegah radikal bebas atau spesies oksigen reaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap kualitas spermatozoa mencit yang dipapari asap rokok. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorium dengan pendekatan post test only control group design, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif tanpa perlakuan, kontrol positif di beri paparan asap rokok tanpa ekstrak daun kelor, dan kelompok perlakuan I,II,III dengan paparan asap rokok dan ekstrak daun kelor dengan dosis 0.325 mg/kgBB, 0.65 mg/kgBB, 1.3 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada rerata morfologi normal spermatozoa antara kelompok kontrol negatif dan kontrol positif serta kelompok perlakuan I, II, III, dengan nilai p= 0,000 serta terdapat perbedaan bermakna pada rerata motilitas normal spermatozoa antara kelompok kontrol negatif dan kontrol positif serta kelompok perlakuan I, II, III dengan nilai p=0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun kelor dosis 0.325 mg/kgBB kelompok I mempunyai kualitas spermatozoa  yang tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif di lihat dari segi morfologi dan motilitas.