Andhita Nurul Khasanah
Psikologi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mindfulness pada Remaja Awal Santri Pondok Pesantren Afifah Nurfadhilah Hasna; Andhita Nurul Khasanah
Bandung Conference Series: Psychology Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Psychology Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v3i1.5467

Abstract

Abstract. Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood. One of the transitions felt by adolescence is when they start entering junior high school, especially those who continue their education to Islamic Boarding Schools. Islamic Boarding Schools is an educational model that has distinctive characteristics with very busy daily activities starting when students wake up until students go back to sleep and have almost the same schedules every day. Student will be able to live the busy daily life by applying mindfulness. The purpose of this study was to obtain empirical data regarding mindfulness in early adolescents of Islamic Boarding School students. The method used in this research was descriptive statistical analysis. The measuring instrument used was the Child and Adolescent Mindfulness Measure (CAMM) to measure the level of mindfulness in 340 student respondents who came from 6 Islamic Boarding Schools in West Bandung City and selected through a Two Stage Cluster Sampling. The results showed that 189 students (55.6%) had low levels of mindfulness (M= 15.88; SD= 3.41) and 151 students (44.4%) had high levels of mindfulness (M= 25.33; SD= 3.16). Abtrak. Masa remaja ialah masa transisi dari kanak-kanak hingga dewasa. Salah satu transisi yang dirasakan oleh remaja adalah ketika mereka mulai memasuki sekolah menengah pertama, terlebih lagi bagi remaja yang melanjutkan sekolahnya ke pondok pesantren. Pesantren adalah model pendidikan yang memiliki karakteristik khas dengan keseharian yang sangat padat sekali dimulai ketika bangun tidur hingga santri tidur kembali dan jadwal yang hampir sama setiap harinya. Santri akan dapat menghayati keseharian yang padat tersebut dengan menerapkan mindfulness. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh data empiris mengenai mindfulness pada remaja awal santri pondok pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Pada penelitian ini memiliki partisipan sebanyak 340 santri yang berasal dari 6 pondok pesantren di Kota Bandung Bagian Barat. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah Two Stage Cluster Sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tingkat mindfulness adalah alat ukur Child and Adolescent Mindfulness Measure (CAMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 189 santri (55.6%) memiliki tingkat mindfulness yang rendah (M= 15.88; SD= 3.41) dan sebanyak 151 santri (44.4%) memiliki tingkat mindfulness yang tinggi (M= 25.33; SD= 3.16).
Studi Mindfulness terhadap Body Image pada Remaja Putri Wafa Aulia Nafisyah; Andhita Nurul Khasanah
Bandung Conference Series: Psychology Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Psychology Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v3i1.5469

Abstract

Abstract. Various physical changes occur during adolescence, such as enlarged hips, weight gain due to increased body fat, etc. The occurrence of physical changes causes unwanted psychological effects. Adolescence is a critical period in the development of body image. This can make young women's body image tend to be negative, which shows a dislike of the body, excessive evaluation, etc. To avoid the impact of negative body image and make a positive body image is to use mindfulness. This study aims to obtain empirical data on mindfulness's effect on adolescent girls' body image. This study uses a quantitative approach with causality design and data analysis with a simple linear regression technique. This study involved 374 respondents who were female students in 6 senior high schools spread across the city of Bandung aged 15-17 years. The data collection technique used is cluster random sampling. The measuring instrument used to measure the level of Mindfulness is Child and Adolescent Mindfulness (CAMM), while measuring the level of Body Image using the Multidimensional Body Self Relation Questionnaire (MBSRQ). The results of calculations using the t-test indicate that (R2 = .533; p = .000 < .05; tcount = 20,623 > ttable; mean = 23.14) there is an effect of mindfulness on the body image of adolescent girls by 53.3%. This means that when young women implement mindfulness, they can increase their body image to be positive. In the descriptive analysis, participants have low mindfulness and body image. Abstrak. Berbagai perubahan fisik terjadi selama masa remaja, seperti pinggul yang membesar, bertambahnya berat badan karena lemak tubuh yang meningkat dsb. Terjadinya perubahan fisik menimbulkan dampak psikologis yang tidak diinginkan. Masa remaja merupakan masa kritis dalam perkembangan body image. Hal ini dapat membuat body image remaja putri cenderung negatif yang menunjukkan ketidaksukaan terhadap tubuh, evaluasi yang berlebihan dsb. Untuk menghindari dampak body image negatif dan menjadikan body image positif adalah dengan mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empirik mengenai pengaruh mindfulness terhadap body image remaja putri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas dan analisis data dengan teknik regresi linier sederhana. Penelitian ini melibatkan 374 responden yang merupakan siswi putri di 6 SMAN yang tersebar di Kota Bandung berusia 15-17 Tahun. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tingkat Mindfulness yaitu Child and Adolescent Mindfulness (CAMM), sedangkan untuk mengukur tingkat Body Image menggunakan alat ukur Multidimensional Body Self Relation Questionnaire (MBSRQ). Hasil perhitungan menggunakan uji t menunjukkan bahwa (R2 = .533 ; p = .000 < .05 ; thitung = 20.623 > ttabel ; mean = 23.14) terdapat pengaruh mindfulness terhadap body image remaja putri sebesar 53.3%. Yang memiliki arti bahwa saat remaja putri mengimplementasikan mindfulness, dapat meningkatkan body image yang dimiliki menjadi positif. Secara analisis deskriptif partisipan memiliki mindfulness dan body image yang rendah.