p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal AFIAT
Istiqomah NA
Universitas Islam As-Syafi'iyah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE RELATION BETWEEN LEVEL KNOWLEDGE OF SMOKING ADOLESCENTS WITH BEHAVIOR SMOKING AT MADRASAH ALIYAH SAADAHTUDDARAIN MAMPANG SOUTH JAKARTA IN 2022 Shafa’Afifah Tamimi; Istiqomah NA
Afiat Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v8i1.2495

Abstract

Introduction Knowledge has a big role in influencing smoking behavior, especially in adolescents. Adolescents who have poor knowledge tend to have a greater risk of becoming smokers which will result in adolescents in the future becoming unhealthy adolescents. The purpose identify the relationship between the knowledge level of adolescent smokers and smoking behavior in MA Saadahtuddarain Mampang. The research methods used is descriptive correlation. Samples were taken using the total sampling technique as many as 35 respondents. Research analysis technique using univariate analysis and bivariate analysis using Chi-Square α=5%. The results showed that the level knowledge of adolescent smokers was good in the smoking behavior category mostly in light smoking behavior as much as 5 (14.3%), the knowledge level of adolescent smokers was quite good in the smoking behavior category mostly in heavy smoking behavior as much as 4 (11.4%) and the level knowledge of adolescents who are not good in the category of smoking behavior are mostly in heavy smoking behavior as much as 13 (37.1%). From the results of the analysis obtained a P Value of 0.009 this value < α=5%, then the hypothesis rejects H0. The conclusion is that there is a relationship between the knowledge level of adolescent smokers and smoking behavior in MA Saadahtuddarain Mampang. Suggestions for teachers to hold health seminars more often about the dangers of smoking.
HUBUNGAN PERILAKU SELF MANAGEMENT DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA LANSIA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POSBINDU MAWAR JATIBENING BARU TAHUN 2022 Nia Kurniawati; Istiqomah NA
Afiat Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v9i1.2830

Abstract

Proses menua menghasilkan perubahan fisiologis yang menyebabkan disfungsi organ dan kegagalan suatu organ atau sistem tubuh tertentu. Jenis penyakit pada proses penuaan adalah penyakit degeneratif. Salah satunya yaitu Diabetes Mellitus Tipe 2 dapat mempengaruhi kualitas hidup dari penderitanya dan dapat menimbulkan resiko terjadinya komplikasi yang berujung pada amputasi, kebutaan, dan gagal ginjal. Beberapa masalah yang dapat timbul dapat dikendalikan dengan menerapkan perilaku manajemen diri (self-management) pada penyakitnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku self management dengan kadar gula darah puasa pada lansia penderita diabetes mellitus tipe 2 di Posbindu Mawar Jatibening Baru. Metode Penelitian menggunakan deskriptif korelasi. Jumlah sampel adalah sebanyak 50 lansia penderita DM tipe 2 yang diambil dengan teknik Total sampling. Hasil Penelitian uji statistik didapatkan hasil paling mendominasi yaitu kelompok usia 45-59 tahun berjumlah 37 orang (74%), Perempuan berjumlah 33 orang (66%) dan memiliki riwayat diabetes mellitus sebanyak 43 lansia (86%). Perilaku self management rendah sebanyak 31 orang (62,0%) dan lansia yang memiliki kadar gula darah puasa tidak normal sebanyak 26 orang (52,0%). Nilai = 0,024 atau < a = 0,05 dengan nilai Odds Ratio = 3, 939. Simpulan terdapat hubungan perilaku self management dengan kadar gula darah puasa pada lansia penderita diabetes mellitus tipe 2. Saran agar para kader dapat memberikan edukasi dalam upaya meningkatkan pengetahuan pada lansia pentingnya menjaga pola makan yang sehat dan olahraga yang tepat agar kadar gula darah tetap terkontrol.
ANALISIS KORELASI KEPATUHAN MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSI JAKARTA CEMPAKA PUTIH Istiqomah NA; Apin Naptarika; Dini Sukmalara
Afiat Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4723

Abstract

Menurut data WHO tahun 2020 jumlah Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah 1.3 juta penduduk di dunia. Data menurut Report of Indonesian Renal Registry ke-7, setiap tahunnya Indonesia mengalami peningkatan pasien yang menjalani hemodialisis, diperkirakan terdapat 17.193 pasien baru pada tahun 2019. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis adalah ketidakpatuhan, sehingga pasien memiliki kualitas hidup buruk sebanyak (56,3%). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien GGK. Metode penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 204 pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 135 responden. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat, menggunakan chi-square dengan α=5%. Hasil penelitian analisis univariat ditemukan 54.8% (74 orang) tidak patuh dan ditemukan sebanyak 14.8% (20 orang) memiliki kualitas hidup buruk. Analisa bivariat diperoleh bahwa nilai p Asym. Sig (2-sided) = 0,000 < a = 0,05 maka Ho ditolak. Simpulan terdapat hubungan kepatuhan menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Saran bagi Rumah Sakit diharapkan dapat meningkatkan dukungan terhadap pasien hemodialisis melalui edukasi tentang pentingnya kepatuhan terapi untuk menjaga kualitas hidup mereka