Raditya Pratama Putra
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Representasi Keluarga di Bulan Ramadan dalam Iklan Gojek Indonesia Muhammad Rafi Kalauw; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5296

Abstract

Abstract. Gojek makes the imaginative advertisements that they produce in the media easily accepted by the public and have added value in the form of humor, including trending on the internet. In this study, researchers conducted an analysis of how families are represented in the month of Ramadan in Gojek Indonesia's advertisement entitled Live Ramadan Gojek is ready to help on Gojek Indonesia's YouTube account. John Fiske's semiotic analysis technique is used in this research. In John Fiske's semiotics there are levels of reality, representation, and ideology. This research was conducted to determine the level of reality, representation, ideology, and find out the application of digital advertising in persuading audiences. Qualitative research methods are used in research so that they are concerned with aspects of understanding in depth of a problem. The approach in this research is John Fiske's semiotics. Semiotics is the study of signs in human life. The reality levels include Appearance, Costume and Make-up, Environment, Behavior, Dialogue and Movement represents Indonesian families in the month of Ramadan, the level of representation includes cameras and Voices Voice over and Backsound, in terms of cameras and sound represents the family situation during the month of Ramadan so that it has continuity in terms of audio-visual, the ideological level represents Islamic ideology, and the application of advertisements in persuading audiences There are two elements, namely elements of persuasive language and elements of humor. based on the results of this study it was found that in Jalananin Ramadan advertisements Gojek Ready to Help You already represents families in the month of Ramadan. Abstrak. Gojek membuat iklan imajinatif iklan yang mereka hasilkan di media mudah diterima oleh masyarakat dan memiliki nilai tambah berupa humor, diantaranya menjadi trending di internet. Dalam penelitian ini peneliti melakukan analisis bagaimana representasi keluarga di bulan Ramadan dalam iklan Gojek Indonesia berjudul jalanin Ramadan Gojek siap bantu di akun YouTube milik Gojek Indonesia. Teknik analisis semiotika John Fiske digunakan dalam penelitian. Dalam semiotika John Fiske terdapat level realitas, representasi, dan ideologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui level realitas, representasi, ideologi, dan mengetahui penerapan iklan digital dalam mempersuasi khalayak. Metode penelitian kualitatif digunakan pada penelitian sehingga mementingkan pada aspek pemahaman secara mendalam dari suatu problematika. Pendekatan dalam penelitian ini semiotika John Fiske. Semiotika ilmu mempelajari tanda dalam kehidupan manusia. Level realitas meliputi Penampilan, Kostum, dan Riasan, Lingkungan, Kelakuan, Dialog, dan Gerakan merepresentasikan keluarga Indonesia di bulan Ramadan, level representasi meliputi kamera dan Suara Voice over dan Backsound, dalam hal kamera dan suara merepresentasikan keadaan keluarga di saat bulan Ramadan sehingga memiliki ketersinambungan dalam hal audio visual, level ideologi merepresentasikan ideologi Islam, dan penerapan iklan dalam mempersuasi khalayak terdapat dua unsur yaitu unsur bahasa persuasif dan unsur humor. berdasarkan hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dalam iklan Jalananin Ramadan Gojek Siap Bantu Kamu sudah merepresentasikan keluarga di bulan Ramadan.
Representasi Konten Humor dalam Iklan Televisi Shampo Head & Shoulders Putra Akbar Pradina; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.6269

Abstract

Abstract. Humor is an attitude that tends to be done to evoke joy and trigger laughter. We can find humor on any platform, for example on television shows and advertisements. There are lots of advertisements that use elements of humor in it to attract people's attention. Indirectly advertisements that use elements of humor to make people who watch are interested. In this study the method used was qualitative method using interview techniques and direct field observation in order to obtain the necessary data with the Ferdinand De Saussure Semiotic Analysis approach in perfecting this research report. This study aims to determine the meaning of Significe (marker) contained in head & shoulder shampoo advertisements. This is to find out the meaning of Signified (signified) and the advertising ethics contained in Head & Shoulder shampoo advertisements. There are as many as 29 million viewers who watch YouTube Head & Shoulders ads. Therefore, researchers are very interested in finding more in-depth information about Joe Taslim Head & Shoulders humorous Youtube advertisements. Based on the formulation of the problem and the results of the research, it can be concluded that there are signifiers, signifiers, and humor ethics in the research entitled "Representation of Humor Content in Head & Shoulders Shampoo Television Advertisements". and mistakes, the achievement of perfect results requires a solid team and does not give up under any circumstances is the meaning of the sign, humorous scenes that are studied using existing theories give birth to value. Abstrak. Humor merupakan sikap yang cenderung dilakukan untuk membangkitkan rasa gembira dan memicu gelak tawa. Humor dapat kita temukan pada platform apapun, contohnya pada acara televisi dan iklan. Terdapat banyak sekali iklan yang menggunakan unsur humor didalamnya untuk menarik perhatian masyarakat. Secara tidak langsung iklan yang menggunakan unsur humor guna membuat masyarakat yang menonton tertarik. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung ke lapangan guna memperoleh data yang diperlukan dengan pendekatan Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure dalam menyempurnakan laporan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna Signifie (penanda) yang terdapat pada iklan sampo head & shoulder. Hal ini guna mengetahui makna Signified (petanda) serta etika periklanan yang terdapat pada iklan sampo Head & Shoulder. Terhitung sebanyak 29 juta penonton yang menonton iklan Youtube Head & Shoulders. Oleh karena itu, peneliti sangat tertarik mencari informasi lebih dalam tentang iklan Youtube humor Joe Taslim Head & Shoulders. Berdasarkan dari rumusan masalah dan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat makna petanda, penanda, dan etika humor terhadap penelitian yang berjudul “Representasi Konten Humor Dalam Iklan Televisi Shampo Head & Shoulders” Terdapat dua makna mengenai penanda yaitu dalam bekerja pasti terdapat begitu banyak rintangan dan kesalahan, tercapainya kesempurnaan hasil dibutuhkan tim yang solid dan tidak pantang menyerah dalam keadaan apapun merupakan makna penanda, Adegan-adegan humor yang dikaji menggunakan teori-teori yang ada melahirkan nilai.
Strategi Komunikasi Pemasaran Daring Melalui Kolaborasi Brand Rendy Ristia Pratama; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7574

Abstract

Abstract. Marketing communication is a medium for companies to provide information, invite, and remind consumers directly or indirectly about the products being sold. Marketing communications includes several promotional media, such as advertising, sales promotion, public relations, and direct marketing. Based on data from the Central Statistics Agency which noted that the percentage of companies using e-commerce as the main spearhead of sales increased by 32.23 percent since December 2021. The brand that takes advantage of this is VISVAL. In implementing its marketing communication activities, VISVAL had co-branded with RRQ, one of the best e-sports teams in Indonesia. This co-branding is the first for VISVAL and attracts brands with different backgrounds. This study focuses on knowing the co-branding strategy that VISVAL and RRQ have implemented. This study uses a constructivist paradigm with a qualitative research method and a case study approach. The theory used is the Co-Branding Theory initiated by Dickinson and Heath. The results of this study indicate that the planning stage focuses on two plans, namely product planning and marketing content planning. In carrying out collaboration on Instagram, it is divided into three stages, namely before launching, launching, and after launching. The quality of the brand built on this brand collaboration is through the merger of the brand identities owned by VISVAL and RRQ. In carrying out collaborative activities the VISVAL and RRQ brands utilize Instagram as the main information medium. Instagram was chosen because it is the main platform owned by VISVAL and RRQ. Abstrak. Komunikasi pemasaran merupakan media bagi perusahaan untuk memberi informasi, mengajak, dan mengingatkan konsumen secara langsung atau pun tidak langsung mengenai produk yang dijual. Komunikasi pemasaran mencakup beberapa media promosi, seperti iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang mencatat bahwa persentase perusahaan yang menggunakan e-commerce sebagai tombak utama penjualan meningkat 32,23 persen semenjak Desember 2021. Brand yang memanfaatkan hal tersebut adalah VISVAL. Dalam mengaplikasikan kegiatan komunikasi pemasarannya VISVAL sempat melakukan co-branding dengan RRQ, salah satu tim e-sports terbaik di Indonesia. Co-branding ini merupakan yang pertama bagi VISVAL dan menggaet brand yang mempunyai latar belakang berbeda. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui strategi co-branding yang dilakukan VISVAL dengan RRQ. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah Teori Co-Branding yang dicetuskan oleh Dickinson dan Heath. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam tahap perencanaan terfokus kepada dua perencanaan yaitu perencanaan produk dan perencanaan konten pemasaran. Dalam menjalankan kolaborasi di Instagram dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu before launching, launching, dan after launching. Kualitas merek yang dibangun pada kolaborasi brand ini adalah melalui penggabungan antara identitas merek yang dimiliki oleh VISVAL dan RRQ. Dalam melaksanakan kegiatan kolaborasi brand VISVAL dan RRQ memanfaatkan Instagram sebagai media informasi utama. Instagram dipilih karena merupakan platform utama yang dimiliki oleh VISVAL dan RRQ.
Representasi Nilai Keluarga dalam Penggunaan Bahasa Isyarat sebagai Komunikasi Non Verbal Hashfi Erlingga Prawira; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7648

Abstract

Abstract. Film is a mass media that carries out the function of mass communication and film is one of the mass media that is widely used today. Like the use of dialogue between players in films that not only use verbal communication but also start using nonverbal communication (sign language). The film directed by Sian Heder is different from films in general, where dialogue between actors only uses nonverbal communication. One of the films made by Sian Heder contains family values in it, especially the love of parents for their children, parents who always support their children's activities which are expressed through nonverbal communication (sign language). To test the validity of the data, the researcher will perform a data translating technique, namely a data validity checking technique by conducting interviews with one of the experts in family communication and semiotics. or as a comparison outside the data. The results of this study found that in the CODA film there are family values in the use of sign language such as mutual support between families, guarding and protecting between family members and affection between family members shown by each family member through nonverbal forms of communication, namely body movements, sign language , eye behavior, facial expressions, and touching between family members. Abstrak. Film adalah media massa yang menjalankan fungsi komunikasi massa dan film merupakan salah satu media massa yang banyak digunakan saat ini. Seperti penggunaan dialog antar pemain pada film yang tidak hanya menggunakan komunikasi verbal tetapi juga mulai menggunakan komunikasi nonverbal (bahasa isyarat). Film yang disutradarai oleh Sian Heder memiliki keberbedaan dengan film pada umumnya dimana dialog antar pemainnya hanya menggunakan komunikasi nonverbal. Salah satu film yang dibuat oleh Sian Heder mengandung nilai-nilai keluarga di dalamnya terutama kasih sayang orang tua kepada anaknya, orang tua yang selalu mensupport aktivitas anaknya yang diutarakan melalui komunikasi nonverbal (bahasa isyarat). Untuk menguji keabsahan data peneliti akan melakukan teknik trangulasi data yakni teknik pemeriksaan keabsahan data dengan melakukan wawancara kepada salah satu ahli komunikasi keluarga dan semiotika, hal ini dilakukan sebagai penguat data dari setiap observasi yang dilakukan pada film CODA dan memanfaatkan sesuatu yang diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding diluar data tersebut. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada film CODA terdapat nilai-nilai keluarga dalam penggunaan bahasa isyarat seperti saling mensupport antar keluarga, menjaga dan melindungi antar anggota keluarga dan kasih sayang antar anggota keluarga yang ditunjukkan setiap anggota keluarga melalui bentuk komunikasi nonverbal yaitu gerakan tubuh, bahasa isyarat, perilaku mata, ekspresi wajah, dan sentuhan yang dilakukan oleh antar anggota keluarga.
Strategi Pengelolaan Konten Komunikasi Pemasaran Digital Berbasis Islam Melalui Media Sosial Instagram Farah Nur Fadillah; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7898

Abstract

Abstract. This research was motivated by Halalpedia's uniqueness in conducting digital marketing communication strategies in creating content on Instagram social media based on Islamic values. This study aims to find out the content of Islamic value-based marketing communication through Instagram carried out by Halalpedia, the company's engagement strategy through Islamic value-based marketing content on Instagram and to find out the reasons for the application of Islamic values in Halalpedia content on Instagram. This research uses qualitative methods with a case study approach. The data collection techniques in this study are interviews, observations and documentation. The subjects of the study were conducted on social media specialists, direct marketing, marketing communication. The subjects of the study were conducted on social media specialists, direct marketing, marketing communication. The analysis techniques used are data reduction, display data, conclusion drawing. As a companion to this research process. The theory used is the theory used in this study, namely the POAC theory from George R Kelly (1999) which assumes that a company needs to be managed in order to run and develop properly, it needs governance which includes planning, organizing, leadership and supervision and the process of content marketing model, this model assumes that content marketing includes planning of goals, strategy of content compilation, distribution and improvement of content and supply chain of content. The results of this study are 1) Halalpedia marketing communication content contains an explanation of the content inserted Islamic values that are not discussed in depth so that the segmentation is general. 2). Engagement strategies by applying Islamic values are effective because there is always an increase both in terms of interaction and increasing the number of followers. 3). The reason Halalpedia applies Islamic values to its content is to attract awareness from Instagram users, because Halalpedia sees that the population in Indonesia is the largest adherent of Islam and also the most popular social media in Indonesia, namely Instagram. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan Halalpedia dalam melakukan stategi komunikasi pemasaran digital dalam membuat konten di media sosial Instagram berbasis nilai islam. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui konten komunikasi pemasaran berbasis nilai islam melalui Instagram yang dilakukan oleh Halalpedia, strategi engagement perusahaan melalui konten pemasaran berbasis nilai islam di Instagram dan untuk mengetahui alasan penerapan nilai Islam dalam konten Halalpedia di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian dilakukan pada sosial media specialist, direct marketing, marketing communication. Teknik analisis yang digunakan yaitu data reduction, display data, conclusion drawing. Sebagai pendamping dari proses penelitian ini. Adapun teori yang digunakan yaitu teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori POAC dari George R kelly (1999) yang mengasumsikan bahwa suatu perusahaan perlu dikelola agar dapat berjalan dan berkembang dengan baik, perlu tata Kelola yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan dan model process of content marketing, model ini mengasumsikan bahwa konten pemasaran meliputi planning of goals, strategy of content compilation, distribution and improvement of content dan supply chain of content. Hasil dari penelitian ini yaitu 1).konten komunikasi pemasaran Halalpedia berisi penjelasan pada konten diselipkan nilai islam yang tidak dibahas secara mendalam agar segmentasinyageneral. 2). Strategi engagement dengan menerapan nilai islam merupakan hal yang efektif karena selalu ada peningkatan baik dari segi interaksi maupun penambahan jumlah followers. 3). Alasan Halalpedia menerapkan nilai islam pada kontennya yaitu untuk menarik awareness dari pengguna instagram, karena Halalpedia melihat bahwa penduduk di indonesia merupakan pemeluk agama islam terbanyak dan juga media sosial yang paling banyak diminati di indonesia yaitu Instagram.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Konten Tips dan Trik Haikal Aziz Qhorni; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.8943

Abstract

Abstract. Digital marketing communication is an activity that helps promote, introduce and inform a product through an online platform. Digital marketing communication activities accompanied by a strategy can lure consumers to buy these products quickly, the strategy is either from the content of the promotion or the right product marketing place. Social media with all its advantages is the right place for business people to market their products. In this marketing communication, content marketing plays a big role in creating attractive promotions to attract consumers, one of which is with content. Interesting, useful, and related contents will attract consumers. Related to this research, Arsliving uses Instagram social media in its digital marketing communication through tips and tricks content. The focus of this research is how tips and tricks content become digital marketing communication strategy done by Arsliving. The purpose of this research is to find out the reason why tips and tricks content is a digital marketing communication strategy, the use of Instagram as a content management platform, optimization of tips and tricks content and interactions made by Arsliving through tips and tricks content. This research uses descriptive qualitative method. The data collection techniques in this research are interviews and documentation. In addition, this research also uses The Circular Model of Some theory as a reference material to strengthen the research. Abstrak. Komunikasi pemasaran digital adalah aktivitas yang membantu mempromosikan,memperkenalkan dan memberi informasi suatu produk melalui platform online. Aktivitas komunikasi pemasaran digital yang di sertai strategi dapat memikat konsumen untuk membeli produk tersebut dengan cepat, startegi tersebut baik dari isi promosi atau tempat pemasraan produk yang tepat. Media sosial dengan segala kelebihannya menjadi wadah yang tepat bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk yang mereka punya. Dalam komunikasi pemasaran ini content marketing berperan besar dalam membuat promosi yang menarik untuk memikat konsumen, salah satunya dengan konten. Konten-konten yang menarik, bermanfaat dan berhubungan akan menarik konsumen. Terkait penelitian ini Arsliving menggunakan media sosial Instagram dalam komunikasi pemasaran digitalnya melalui konten tips dan trik. Fokus penelitian ini adalah bagaimana konten tips dan trik menjadi startegi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan Arsliving. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mengapa konten tips dan trik dalam startegi komunikasi pemasaran digital,penggunaan instgaram sebagai wadah pengelolaan konten, optimalisasi konten tips dan trik dan interaksi yang di lakukan oleh arsliving melalui konten tips dan trik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori The Circular Model of Some sebagai bahan rujukan untuk memperkuat penelitian.