Nurul Aini Sulistyowati, Nurul Aini
Puslitbang Permukiman Balitbang PU Jalan Panyawungan, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Permukiman

Karakteristik Aplikasi Bering (Beton Ringan) Alwa pada Komponen Panel Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) Sulistyowati, Nurul Aini; Rakhman, Johnny
Jurnal Permukiman Vol 10 No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2015.10.11-18

Abstract

Artificial Light Weight Aggregate (ALWA) adalah salah satu agregat buatan yang mempunyai bobot sangat ringan berkisar antara 400~1800 kg/m3. Rumah RISHA merupakan produk litbang yang komponen pracetaknya menggunakan beton normal dengan kuat tekan 25 MPa. Penelitian ini akan membuat panel RISHA menggunakan bering ALWA (beton ringan ALWA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan komponen struktur panel RISHA bering ALWA. Pembuatan bering ALWA menggunakan rancangan acak sederhana 3 perlakuan agregat. Perlakuan A : persentase agregat kasar ukuran 10 mm ~ 20 mm sebanyak 70 % dan ukuran 5 mm ~ 10 mm sebanyak 30 % serta persentase agregat halus ukuran 1 mm ~ 2 mm sebanyak 70 % dan ukuran 0 mm ~ 1 mm sebanyak 30 %, dengan kondisi agregat kering udara. Perlakuan B sama dengan perlakuan A, dengan kondisi agregatnya jenuh permukaan. Perlakuan C : persentase agregat kasar ukuran 10 mm ~ 20 mm sebanyak 50 % dan ukuran 5 mm ~ 10 mm sebanyak 50 % serta persentase agregat halus ukuran 1 mm ~ 2 mm sebanyak 50 % dan ukuran 0 mm ~ 1 mm sebanyak 50 %, dengan kondisi agregat jenuh permukaan. Rancangan campuran bering ALWA dengan kuat tekan rencana 25 MPa. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Pembuatan komponen panel RISHA menggunakan komposisi campuran dari hasil pengujian kuat tekan yang tertinggi dan mempunyai berat yang ringan. Pengujian yang dilakukan pada rangkaian komponen adalah pengujian kuat lentur dan pengujian kekuatan struktur terhadap beban gempa. Berdasarkan hasil uji kuat lentur, rangkaian komponen RISHA bering ALWA memenuhi persyaratan untuk bangunan rumah tinggal 2 lantai. Portal komponen RISHA bering ALWA termasuk ke dalam struktur gedung daktail parsial seperti yang ditentukan dalam SNI 03 – 1726 -2002, sehingga untuk analisis gempa statis diambil nilai R (faktor reduksi gempa) = 4,45.
Sifat Fisis dan Mekanis Panel Semen Pelepah Kelapa Sawit Sulistyowati, Nurul Aini; Sugiarto, Aan
Jurnal Permukiman Vol 5 No 1 (2010)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2010.5.7-12

Abstract

Tanaman kelapa sawit yang dibudidayakan pada kondisi normal dan sehat mempunyai 40 –50 pelepah daun per pohon. Pemangkasan pelepah untuk memudahkan pemotongan tandan buah. Pelepah daun yang dipangkas sebanyak 3 buah dan pemanenan dilakukan 4 – 5 kali dalam setahun. Pemanfaatan pelepah selama ini belum optimal, karena hanya ditumpuk di lapangan. Dalam penelitian ini memanfaatkan pelepah daun sebagai bahan baku dalam pembuatan papan semen sawit. Pembuatan papan semen sawit menggunakan komposisi campuran 1 PC : 0,50 partikel pelepah (A) dan 1PC;0,75 partikel pelepah (B) dengan menggunakan akselerator CaCl2 sebanyak 5 % dari berat semen portland. Semakin banyak jumlah partikel pelepah sawit yang digunakan dalam pembuatan papan semen mengakibatkan rendahnya kuat lentur dan tingginya penyerapan air.
Papan Partikel dari Pelepah Kelapa Sawit Sulistyowati, Nurul Aini
Jurnal Permukiman Vol 4 No 1 (2009)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2009.4.29-37

Abstract

Limbah padat kelapa sawit yang tersedia berupa tandan kosong, pelepah, cangkang dan batang kelapa sawit. Setiap pemanenan buah kelapa sawit harus dilakukan pemotongan pelepah seban yak 2-3 buah per tandan kelapa sawit. Pemanfaatan pelepah ini belum optimal, karena hanya dibiarkan membusuk di kebun. Dalam penelitian ini akan memanfaatkan pelepah kelapa sawit seba gai bahan baku dalam pembuatan papan partikel guna mendapatkan sifat fisis dan mekanisnya. Kadar air, kerapatan, dan pengembagan tebal berturut-turut sebesar 12,60 %, 0,52 g/cm3 dan 21,20 % untuk kadar perekat 10 %, sedangkan untuk kadar perekat 12 % sebesar 13,90 %, 0,56 g/cm3 dan 12,60 %. Sifat mekanis modulus patah dan modulus elastisitas papan partikel pada kadar perekat 10 % sebesar 24 kg/cm2 dan 5,041 kg/cm2. Sementara pada kadar perekat 12 % sebesar 51,5 kg/cm2 dan 8.906 kg/cm2.