Radio merupakan media massa yang berfungsi sebagai media yang dapat memenuhi kebutuhan khalayak secara utuh, menyebarluaskan informasi secara cepat maupun serentak, baik dari segi informasi dan hiburan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara Radio Serambi FM dalam mempertahankan eksistensinya melalui penggunaan media sosial pada era disruptif di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah teori niche yang dikembangkan oleh Dimmick dan Rohtenbuhler dimana media harus mampu bersaing untuk tetap hidup didalam dunia media industri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, dan menggunakan teknik puposive sampling untuk menentukan informan. Sedangkan untuk tekhnik analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Radio Serambi FM dapat mempertahankan eksistensinya pada era disruptif melalui penggunaan media sosial seperti instagram, twitter dan facebook, juga melalui media massa seperti radio konvensional maupun melalui portal berita online dan koran. “The Existence of Serambi FM Radio in the Disruptive Era” Radio is a mass media that functions as a medium that can meet the needs of the audience as a whole, disseminate information quickly and simultaneously, both in terms of information and entertainment. The purpose of this study is to find out how Radio Serambi FM maintains its existence through the use of social media in the disruptive era in Banda Aceh City. The theory used is the niche theory developed by Dimmick and Rohtenbuhler where the media must be able to compete to stay alive in the world of industrial media. This study uses a qualitative descriptive method, by collecting data through interviews, observation and documentation, and using a purposive sampling technique to determine informants. Meanwhile, the data analysis technique uses the Miles and Huberman data analysis model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study are Serambi FM Radio can maintain its existence in the disruptive era through the use of social media such as Instagram, Twitter and Facebook, also through mass media such as conventional radio as well as through online news portals and newspapers.