ABSTRACT Hypertension is the main cause of premature death worldwide. Hypertension is also the highest comorbid COVID-19 at 50.1%. One of the causes of increased blood pressure in hypertensive patients is stress, continuous stress can affect the quality of life in physical, psychological, social, and environmental aspects. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the quality of life of hypertension sufferers during the COVID-19 period at the Merdeka Palembang Health Center. The research method used a descriptive-analytic method using a cross-sectional approach. The sampling technique used was accidental sampling. The research subjects were hypertension sufferers at Merdeka Health Center Palembang with a total sample of 30 people. This research was conducted on 30 May- 4 June. The results of data analysis research with statistical tests (chi-square) show that there is a significant relationship between stress levels and the quality of life of hypertension sufferers with a p-value = 0.003 so it can be concluded that there is a relationship between stress level and quality of life of hypertension sufferers during COVID-19 at the Merdeka Health Center in Palembang. This study concludes that it is necessary to conduct counseling on stress management so that psychosocial problems such as stress that can cause a decrease in quality of life in patients with hypertension can be minimized. Keywords: Stress Level, Quality of Life, Hypertension ABSTRAK Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia.hipertensi juga menjadi komorbid COVID-19 tertinggi yaitu sebesar 50,1%. Salah satu penyebab peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi adalah stres, stres yang berkelanjutan dapat mempengaruhi kualitas hidup dalam aspek fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas hidup penderita hipertensi di masa COVID-19 di Puskesmas Merdeka Palembang. Metode Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Subyek penelitian adalah penderita hipertensi di Puskesmas Merdeka Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 Mei- 4 Juni. Hasil Penelitian analisis data dengan uji statistik (chi-square) menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas hidup penderita hipertensi dengan p value = 0,003 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dengan kualitas hidup penderita hipertensi di masa COVID-19 di Puskesmas Merdeka Palembang.Kesimpulan pada penelitian ini perlu dilakukannya penyuluhan tentang manajemen stress sehingga masalah-masalah psikososial seperti stres yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup pada penderita hipertensi dapat diminimalkan. Kata Kunci: Tingkat Stres, Kualitas Hidup, Hipertensi