Kevin Sanjaya Listiono
Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Terapi Antiviral dan Kesintasan Pasien Covid-19 Periode Januari 2021 Kevin Sanjaya Listiono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.416 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.11280

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang menjadi masalah kesehatan dunia yang dapat menyebar dengan cepat melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan suatu benda yang terinfeksi droplet kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. SARS-CoV-2 merupakan virus penyebab dari penyakit ini dan mengakibatkan lebih dari 3,8 juta kematian di seluruh dunia serta berdampak pada sektor sosioekonomi. Pemberian antiviral dapat dipertimbangkan sebagai penanganan COVID-19 dalam menurunkan angka mortalitas yang tinggi. Namun, hingga saat ini belum ada terapi antiviral yang spesifik untuk penatalaksanaan COVID-19. Berdasarkan kesintasannya, pasien COVID-19 dapat dikelompokkan menjadi hidup dan meninggal. Pasien hidup dikelompokkan menjadi pasien rawat jalan dan pasien yang pulang atas permintaan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran terapi antiviral dan kesintasan pasien COVID-19 Periode Januari 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Pengambilan data pasien dilakukan melalui pengambilan data rekam medik dan menunjukan bahwa terdapat beberapa outcome seperti hidup dan meninggal. Dari data 105 pasien, diperoleh sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki (57,1%) dan berusia 60 tahun (34,3%). Mayoritas pasien mendapatkan 1 terapi antiviral (86,7%). Beberapa terapi antiviral yang digunakan adalah favipiravir, oseltamivir dan remdesivir dengan penggunaan terapi terbanyak adalah oseltamivir (63,6%). Mayoritas pasien COVID-19 menggunakan terapi antiviral dalam waktu 5 hari (60,3%). Berdasarkan data kesintasan, diperoleh kesintasan pasien COVID-19 yaitu hidup (86,7%) dan meninggal (13,3%). Dari pasien yang hidup, didapatkan 5,7% pasien yang meminta pulang atas permintaan sendiri. Kelompok usia pasien meninggal yang paling banyak yaitu 60 tahun (71,4%). Pasien COVID-19 berjenis kelamin laki-laki memiliki tingkat mortalitas yang tinggi yaitu 78,6%.