Hendra Jondry Hiskya
FKIP/Penjaskesrek, Universitas Musamus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN OLAHRAGA TRADISIONAL KAYU MALELE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP DAN KARARAKTER SERTA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL Ronny Braythin Rahail; Marni Bawawa; Hendra Jondry Hiskya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11923

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah memperkenalkan permainan tradisional kepada peserta didik dan guru kelas agar lebih mengenal jenis-jenis permainan tradisional yang merupakan bentuk pelaksanaan dan implementasi kearifan lokal budaya Papua. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk pelatihan kepada peserta didik. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah (1) persiapan; (2) pengenalan; (3) Pelatihan; dan (4) Pendampingan. Peserta dalam pengabdian adalah peserta didik SD YPK Kuprik Distrik Semangga Kabupaten Merauke. Evaluasi yang dilakukan berupa pembagian angket bagi peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman kepada materi permainan tradisional yang diberikan. Dari hasil evaluasi terdapat peningkatan dari siswa presentase sebesar 53%. Dari hasil ini dapat dikatakan bahwa ada peningkatkan yang baik terhadap pemahaman siswa kepada permainan tradisional kayu malele.Abstract: The purpose of carrying out this service is to introduce traditional games to students and class teachers so that they are more familiar with the types of traditional games which are a form of implementation and implementation of local wisdom of Papuan culture. This activity is made in the form of training to students. The methods used in this service are (1) preparation; (2) introduction; (3) training; and (4) mentoring. Participants in the service were YPK Kuprik Elementary School students, Semangga District, Merauke Regency. The evaluation was carried out in the form of distributing questionnaires to participants to determine their level of understanding of the traditional game material provided. From the results of the evaluation there was an increase in the percentage of students by 53%. From these results it can be said that there is a good increase in students' understanding of the traditional malele wooden game.