Arya Yusril Akbar Kusumah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASRAMA MAHASISWA MULTI CULTURAL DI PAPUA TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Arya Yusril Akbar Kusumah; Debby Budi Susanti; M. Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Mahasiswa Multi Cultural di Papua sebagai wadah kepada mahasiswa rantau yang sedang mengampu perguruan tinggi di Kota Jayapura. Dengan dibangunnya asrama mahasiswa berbasis multi cultural ini dharapkan penghuni asrama dapat saling mengenal adat, budaya, dan menjadikan sebuah perbedaan menjadi sebuah konteks yang positif dengan tersedianya banyak area bersama, dan kebutuhan mahasiswa di dalam bangunan asrama ini. Dalam perancangan asrama mahasiswa ini dilakukan dengan pendekatan arsitektur perilaku. Arsitektur perilaku bertujuan untuk mengatur perilaku penghuni berdasarkan lingkungan sekitar asrama, ruang luar, ruang dalam, kenyamanan termal, privasi dan perilaku yang terbentuk atas furniture, tersedianya area bersama yang secara tidak langsung terjadi komunikasi antar penghuni. Hal ini selaras dengan judul skripsi Asrama Mahasiswa Multi Cultural dan tema Arsitektur Perilaku. Kebiasaan dan kemungkinan kemungkinan kegiatan mahasiswa menjadi pertimbangan dalam perancangan ruang dalam dan luar asrama. Dengan penerapan arsitektur perilaku dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa sehingga dapat merasakan kenyamanan, privasi yang cukup dan tersedia fasilitas fasilitas yang dibutuhkan. Dan diharapkan dapat menjadi ciri khas suatu kawasan dengan keunikan bangunan dan lingkungan sehingga menjadi daya tarik arsitektural di Kota Jayapura.
Assessment of water catchment area capability in Wai Mhorock, Jayapura, using Weighted Overlay Arya Yusril Akbar Kusumah; Respati Wikantiyoso; Nurul Aini
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i2.111625

Abstract

Kota Jayapura sebagai Ibu Kota Provinsi Papua mengalami peningkatan kebutuhan lahan akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat, sehingga berpotensi mengurangi kemampuan daerah resapan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kondisi daerah resapan air di Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura, dengan menggunakan metode kuantitatif melalui analisis Weighted Overlay dengan GIS berbasis empat parameter utama, yaitu penggunaan lahan, kemiringan lahan, jenis tanah, dan curah hujan. Analisis dilakukan dengan menggunakan skor dan bobot sesuai pedoman RTkRLH-DAS, kemudian diolah dengan weighted overlay untuk menghasilkan peta kemampuan daerah resapan air pada setiap kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kelurahan Wai Mhorock termasuk pada kategori kondisi daerah resapan air normal alami seluas 147,3 Ha (74,23%), sedangkan area dengan kondisi baik seluas 45,29 Ha (22,82%). Kedua kategori tersebut perlu dipertahankan sebagai kawasan prioritas konservasi resapan air yang didukung oleh penggunaan lahan non-terbangun yang dominan. Sebaliknya, area dengan kondisi mulai kritis hingga sangat kritis hanya menempati proporsi yang kecil dan terkonsentrasi pada zona dengan kemiringan lebih curam dan pemanfaatan lahan terbangun. Hasil pemetaan ini menyediakan informasi spasial yang penting untuk mendukung perencanaan tata ruang, pengendalian banjir, serta kebijakan konservasi daerah resapan air guna mewujudkan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan di Kelurahan Wai Mhorock, Kota Jayapura.