Elysia Elysia
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE KONTEKSTUAL DAN THIRD PLACE DALAM PERANCANGAN RUANG PUBLIK PECINAN PANCORAN GLODOK Elysia Elysia; Rudy Trisno
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol. 4 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v4i2.21703

Abstract

Pancoran Glodok is an area where ethnic Chinese are the main population. However, since the 1998 riots, Chinatown culture has begun to dim, so that this area is forgotten as a Chinatown area and the quality of the area is decreasing. The purpose of this design is to continue to develop the Chinatown culture of Pancoran by the Chinatown culinary tourism program, as well as provide open spaces to carry out Chinese culture. The design uses the application of the concept of Third Place in the formation of the program and uses the application of contextual architecture and also Chinatown architecture in the formation of compositions and application to the facade of the building. The findings obtained in the form of a design result are a design with the application of the third place concept and contextual architecture, as well as an application with Chinatown architecture so that it can become a Chinatown icon in the Pancoran Glodok area, which has a lot of potential. Keywords: Chinatown; Chinatown Culinary; Pancoran; Glodok; Third Place Abstrak Pancoran Glodok adalah suatu kawasan  dimana etnis Tionghoa sebagai penduduk utama. Namun, sejak kerusuhan 1998, kebudayaan pecinan mulai redup, membuat usaha mereka menjadi sepi pengunjung dan membuat para etnis tionghoa keluar dari kawasan ini sehingga kawasan ini terlupakan sebagai kawasan pecinan dan kualitas kawasan semakin menurun. Tujuan perancangan ini adalah untuk terus mengembangkan kebudayaan Pecinan Pancoran agar tidak semakin dilupakan dengan adanya program wisata kuliner Pecinan, Chinatown Market yang bertujuan merapikan PKL yang ada di sekitar tapak, serta  ruang terbuka untuk melaksanakan kebudayaan umat Tionghoa. Perancangan menggunakan penerapan konsep: Third Place pada pembentukkan program dan menggunakan penerapan arsitektur kontekstual dan juga arsitektur pecinan dalam pembentukkan gubahan dan penerapan pada fasad bangunan contohnya dengan ornamen pada dinding dan juga bukaan bangunan. Temuan yang didapatkan berupa hasil perancangan adalah sebuah desain dengan penerapan konsep third place dan arsitektur kontekstual serta penerapan dengan arsitektur pecinan sehingga dapat menjadi suatu ikon pecinan pada kawasan Pancoran Glodok yang memiliki banyak potensi.