Syana Aulia Maharani Rachman
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN FASILITAS PENUNJANG PADA KAWASAN KULINER PASAR LAMA KOTA TANGERANG Syana Aulia Maharani Rachman; J.M. Joko Priyono Santoso
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol. 4 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v4i2.22074

Abstract

The culinary area of Pasar Lama Tangerang city has potential to be a City Tourist icon. Located in the middle city, and the transport is easy to reach. But culinary tours are very crowded and are not yet supported by social facilities according to their role. The comfort of visitors and traders is still very low, the visitors do not have a seat, and it is difficult to find parking, the lack of green land (park) due to land density. Supporting facilities are very needed in the form of arrangement of buildings and land using urban methods. acupuncture Daily architectural design methods are also used, and the analysis process is carried out to find what the Region needs. Containers as the main material that gives the impression of Tangerang as an industrial city, the use is also lifting the sustainable concept. The containers are selected because the components are module, and in accordance with the size of the module in the space, adjust the capacity adjustment to the residents and consider the human scale for each room. The concept of corridors and clusters are applied in Culinary Areas. The design obtained to achieve comfort by using containers is not maximal if they do not help with other systems structure. The results use containers that will provide a large enough space for design development and can be applied to market function or others that have the same problem. Keywords:   Container Materials; Culinary tours ; Pasar Lama Tangerang City culinary area; Supporting facilities; Urban Acupuncture Abstrak Kawasan kuliner Pasar Lama Kota Tangerang sangat berpotensi untuk dijadikan Ikon wisata Kota. Lokasinya yang berada di tengah kota, dan transportasi yang mudah untuk mencapai kawasan. Namun wisata kuliner sangat crowded dan belum didukung dengan fasilitas sosial sesuai perannya. Kenyamanan pengunjung dan para pedagang masih sangat rendah, para pengunjung tidak memiliki tempat duduk, serta sulit mencari parkir, minimnya lahan hijau (taman) karena kepadatan lahan. Fasilitas penunjang sangat dibutuhkan dalam bentuk penataan bangunan dan lahan dengan menggunakan metode urban akupuntur. Metode desain arsitektur keseharian juga digunakan, dan dilakukan proses analisis untuk menemukan apa yang dibutuhkan Kawasan. Kontainer sebagai material utama yang memberi kesan ciri khas Tangerang sebagai kota industri, pemanfaatannya juga mengangkat konsep sustainable. Kontainer dipilih karena komponennya bersifat modular, dan sesuai ukuran modul pada ruang, dilakukan penyesuaian kapasitas pada penghuninya serta mempertimbangkan skala manusia untuk ukuran setiap ruangan. Konsep koridor dan cluster diterapkan di dalam penataan Kawasan kuliner. Desain yang diperoleh untuk mencapai kenyamanan dengan menggunakan container tidak maksimal jika tidak dibantu dengan sistem struktur yang lain. Dari hasil pemanfaatan kontainer yang akan memberikan ruang yang cukup luas untuk pengembangan desain dan bisa diterapkan pada fungsi pasar atau lainnya yang memiliki problematik sama.