DR Tahun, Omega
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effectiveness Of Administering Olive Oil Against Diaper Rash In Babies Aged 0-36 Months At Pmb Cahyati Bogor, West Java, 2023 Hikmi Meilita Sari, Nur; DR Tahun, Omega
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 4 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v4i1.301

Abstract

Background: In The World, It Is Estimated That Skin Irritation (Diaper Rash) Occurs In Babies In 25% Of The 6,840,507,000 Babies Born. The Prevalence Of Babies Affected By Diaper Rash In West Java In 2020 Was 52.7%. Diaper Rash Can Cause Red Spots, Itching, Skin Irritation, And Discomfort In Sensitive Areas Of Toddlers. Usually Caused By Humidity, Fungus And Bacteria That Develop In These Sensitive Areas. The Aim Of This Research Is To Find Out How Effective The Use Of Olive Oil Is In Treating Diaper Rash. Research Method: The Research Used Was Pre-Experimental Using A One Group Pretest-Posttest Design, And With A Prospective Approach. This Research Was Conducted At Pmb Cahyati Bogor, West Java. The Research Sample Was 30 Respondents Taken Using Total Sampling Technique. Research Results: Based On The Results Of Non-Parametric Statistical Tests, The Significance Value Was 0.000 < 0.005, It Can Be Concluded That There Is An Effect Of Giving Olive Oil On Diaper Rash In Toddlers At Pmb Cahyati, Bogor, West Java In 2023. Suggestion: It Is Hoped That Respondents Can Use Extra Virgin Olive Oil As A Medicine To Treat Diaper Rash In Toddlers Who Experience Diaper Rash And Can Be Used For Other Health Needs.
EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA (SC) DI RS DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA (RSDP) Murliana, Resdelita; DR Tahun, Omega
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1861

Abstract

Jumlah persalinan dengan metode Sectio Caesarea (SC) di Indonesia mencapai 17,6% dari keseluruhan jumlah persalinan. Tindakan pembedahan section caesarea akan meninggalkan sebuah kondisi luka insisi. Akibat dari insisi ini akan menimbulkan terputusnya jaringan tubuh dan menjadikan luka. Dalam mengatasi luka insisi akibat dari operasi Sectio Caesarea diperlukan tindakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dengan memenuhi kebutuhan nutrisi gizi seimbang, cairan yang cukup, melakukan mobilisasi dini, istirahat yang cukup, melakukan senam nifas dan penanganan insisi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Efektifitas Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea (SC). Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen yang di lakukan di RS Drajat Prawiranegara (RSDP) pada bulan April Tahun 2022, jumlah sampel sebanyak 30 responden, dan jenis uji statistic yang digunakan adalah uji Mann Whitney. Hasil statistik menunjukan nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05, maka Ho ditolak. Bahwa hasil mobilisasi dengan penyembuhan luka SC memiliki nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) 0.001 < 0.05 artinya terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kelompok yang diberikan mobilisasi dengan kelompok yang tidak diberikan mobilisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mobilisasi dini efektif dalam penyembuhan luka pasca section caesaria.
EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA (SC) DI RS DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA (RSDP) Murliana, Resdelita; DR Tahun, Omega
Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i2.1861

Abstract

Jumlah persalinan dengan metode Sectio Caesarea (SC) di Indonesia mencapai 17,6% dari keseluruhan jumlah persalinan. Tindakan pembedahan section caesarea akan meninggalkan sebuah kondisi luka insisi. Akibat dari insisi ini akan menimbulkan terputusnya jaringan tubuh dan menjadikan luka. Dalam mengatasi luka insisi akibat dari operasi Sectio Caesarea diperlukan tindakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dengan memenuhi kebutuhan nutrisi gizi seimbang, cairan yang cukup, melakukan mobilisasi dini, istirahat yang cukup, melakukan senam nifas dan penanganan insisi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Efektifitas Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea (SC). Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen yang di lakukan di RS Drajat Prawiranegara (RSDP) pada bulan April Tahun 2022, jumlah sampel sebanyak 30 responden, dan jenis uji statistic yang digunakan adalah uji Mann Whitney. Hasil statistik menunjukan nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05, maka Ho ditolak. Bahwa hasil mobilisasi dengan penyembuhan luka SC memiliki nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) 0.001 < 0.05 artinya terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kelompok yang diberikan mobilisasi dengan kelompok yang tidak diberikan mobilisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mobilisasi dini efektif dalam penyembuhan luka pasca section caesaria.