Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

‘Menari’ Sebagai Media Terapi Healing Bagi Wanita Penyitas Kanker Binol, Chrystina Ambarwati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.627 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.12861

Abstract

Terapi seni adalah salah satu metode psikoterapi yang menggunakan seni sebagai media utama untuk mengekspresikan, mengkomunikasikan apa yang dirasakan seseorang, juga merupakan bentuk dukungan emosional terhadap seseorang yang sedang menghadapi tekanan psikologis berat akibat permasalahan sosial, vonis sakit berat, cacat genetika, proses pengobatan yang berkepanjangan, hingga gangguan mental. Ada banyak literatur dan penelitian tentang terapi seni ini dan pada umumnya seni yang digunakan sebagai media terapi adalah seni visual atau seni-seni lain namun masih terbatas pada seni yang dipahami memiliki sifat tenang, ‘self activit’y, dan menggunakan motorik halus. Dengan dasar pemikiran Michael Foucault, peneliti bertujuan menganalisis dan mengkritisi bahwa kesuksesan proses healing tidak hanya bergantung pada jenis seni yang digunakan sebagai media terapi tetapi lebih pada metode dan penerapannya yang melibatkan kesadaran kritis terhadap proses pemulihan yang melibatkan pemahaman akan kekuasaan, praktik, wacana dan pengetahuan yang terbingkai melalui budaya. Metode kualitatif etnologi, autoetnografi dan wawancara mendalam dengan tiga wanita penyitas kanker tim tari CISC Jakarta akan diterapkan pada penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa teori power of knowledge menjadi sesuatu yang sangat penting dan penentu karena mengkonstruksi adanya realitas-realitas dan membentuk control sosial, seperti control sosial yang terjadi di komunitas tim tari CISC, dimana relasi kuasa, pengetahuan dan diskursus yang terjalin dengan baik membentuk kedisiplinan dalam pola budaya untuk terus menjaga kesehatan mental dan fisiknya agar kegiatan menari tidak terganggu.