Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Metode Tazkiyatun Nafs Imam Al-Ghazali Perspektif Pendidikan Islam Dalam Mengembangkan Potensi Kecerdasan Spiritual Siswa MAN 1 Kota Bengkulu Intan Fithriyyah; Hery Noer Aly; Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12075

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep metode Tazkiyatun Nafs Imam Al-Ghazali dalam perspektif pendidikan Islam, dalam mengembangkan potensi kecerdasan spiritual siswa MAN 1 kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan penelitian ini adalah teknik triangulasi. Teknik analisis data penelitian ini mencakup rangkaian kegiatan utama dengan tahapan yang terdiri dari: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. implementasi penerapan metode Tazkiyatun Nafs dalam mengembangkan kecerdasan siswa di MAN 1 Kota Bengkulu dilakukan dengan serangkaian kegiatan yang terbagi dalam tiga tahap: a. Pada tahap Takhalliyat al-nafs ini, sekolah melarang keras pada siswamembawa segala sesuatu yang dapat melupakan dan melalaikan waktu untuk beribadah kepada Allah.Siswa juga ditekankan untuk menghilangkan sifat-sifat tercela seperti berdusta, sombong, bakhil, iri dengki dan lainya, b. Pada tahap Tahalliyat al-nafs ini, sekolah menekankan pada siswa bersikap dengan sifat-sifat terpuji dalam kehidupan sehari-harinya dan memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada Allah. Siswajuga ditekankan untuk mengisi jiwanya dengan sifat-sifat terpuji seperti ikhlas, syukur, sabar, khanaah, dzikrullah dan lainya, dan c. Pada tahap Tajalliyat al-nafs ini, sekolah telah mengadakan kegiatan keagamaan yang juga menunjang kepada kecerdasan spiritual siswa di MAN 1 kota Bengkulu dengan mengacu kepada visi misi kepala sekolah yang mencanangkan ada 4 kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap alumni MAN 1 Kota Bengkulu, yaitu pertama, mampu membaca Al-Quran dengan fasih, yang kedua mampu khutbah dan ceramah, yang ketiga, mampu doa dan zikir dan yang keempat mampu melakukan penyelenggaraan jenazah. 2. hasil dari Tazkiyatun Nafs dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa MAN 1 Kota Bengkulu dapat peneliti simpulkan bahwa metode Tazkiyatun Nafs sangat membantu dalam mendorong siswauntuk membiasakan diri bersikap dengan akhlak terpuji dan tidak lalai beribadah kepada Allah, terlihat dari kemampuan yang dimiliki oleh para lulusan MAN 1 Kota Bengkulu yang dituntut untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, mampu khutbah dan ceramah, mampu berdo’a dan berzikir, serta mampu mengurus jenazah.
Kolaborasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Mata Pelajaran Produktif pada SMK Negeri 4 Kepahiang Sanjaya Putra; Zubaedi Zubaedi; Nurhidayat Nurhidayat
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the collaboration of Islamic Religious Education values ​​in Productive Subjects at SMK Negeri 4 Kepahiang, how to plan the implementation and evaluation of the collaboration of Islamic Religious Education values ​​in Productive Subjects. The researcher uses a qualitative approach with a qualitative descriptive method to describe and to reveal the problem in depth and comprehensively. Data collection techniques using observation, interviews, documentation. From the results of this study it was found that the values ​​of Islamic Religious Education that were collaborated in Productive Subjects were Aqidah and Ahlak. follow this program. The inhibiting factors in this collaboration are: there is no collaboration of other subjects at SMK Negei 4 Kepahiang, the application of collaborative PAI values ​​in Productive Subjects has only been carried out or programmed in the Light Vehicle Engineering department
PembinaanAkhlak Siswa Pada Era Digital di SD Negeri 69Kecamatan Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu Abada Abada; Hery Noer Aly Noer Aly; Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12260

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mendeskripsikan pembinaan akhlak siswa pada era digital di Sekolah Dasar Negeri 69 Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu 2. Untuk mendeskripsikan metode pembinaan akhlak siswa pada era digital di Sekolah Dasar Negeri 69 Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu 3. Untuk evaluasi faktor penghambat dan pendukung pembinaan akhlak siswa pada era digital di Sekolah Dasar Negeri69 Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu? Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1. Kepala sekolah serta dewan guru telah melakukan pembinaan akhlak siswa dengan cara membuat program-program keagamaan dalam lingkungan sekolah. 2. Pembinaanakhlak menggunakan metode teladan dan pembiasaan. 3. Faktor pendukung pembinaan akhlak yakni meningkatnya kerjasama antara kepala sekolah, dewan guru, serta wali murid. Adanya sarana prasarana serta program keagamaan yang terperinci dan terjadwal dengan baik. Faktor penghambat dalam pembinaan akhlak yakni ada guru yang tidak mengikuti program keagamaan dengan optimal, masih ada oknum guru yang tidak memberikan teladan yang baik, masih ada wali murid yang tidak optimal membimbing anak-anaknya dirumah serta siswa belum mampu mengatur waktu bermain gawai.