Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK TANI DESA OELNAINENO DALAM PEMULIHAN PEREKONOMIAN PASCA PANDEMI COVID 19 Margarethy Rohanie Mbado; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.332

Abstract

Abstract: Peran pertanian di era pandemic Covid 19 menjadi sangat strategis karena menyumbang kontribusi bagi APBN. Manajemen pengelolaan usaha yang baik belum diketahui oleh kelompok tani. Selain itu hasil diskusi dengan mitra, mereka sama sekali tidak mengetahui dengan pasti jumlah pendapatan, biaya, laba, dan rugi yang mereka peroleh dalam periode tertentu, karena sampai saat ini mereka tidak melakukan pencatatan rekapan pendapatan / penjualan dengan teratur. GMIT Fatumtasa, Desa Oelnaineno memiliki 4 (empat) kelompok tani yang mengelola padi, jagung dan kacang-kacangan. Pendampingan masyarakat dilakukan dengan tujuan dapat memberdayakan ekonomi kelompok tani, dan diharapkan dapat dikembangkan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Sosialiasi Manajemen Usaha dan Pelatihan Akuntansi UMKM. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah menerapkan manajemen usaha yang baik, dapat mengetahui kondisi keuangan sekaligus perkembangan usahanya dan fluktuasi laba dapat diketahui dengan mudah sehingga dapat membantu kelompok tani. Manajemen usaha yang baik juga akan memperbaiki aspek pengendalian usaha, dimana kelompok tani dapat mengetahui apakah rencana keuangannya tercapai atau tidak serta membantu mencari tahu penyebabnya. Begitu juga dengan aspek permodalan, dengan memiliki manajemen usaha yang baik akan memudahkan dalam pengajuan pinjaman modal kepada pihak bank atau lembaga keuangan lainnya.    
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DALAM MENGIKUTI TAX AMNESTY PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA KUPANG Herry Aprilia Manubulu; Isabel Cardoso
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 12 No. 3 (2023): September
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v12i3.1687

Abstract

This study aims to determine the effect of socialization of taxation, tax rates, tax sanctions, and ease of application on the wishes of individual taxpayers to participate in tax amnesty at KPP Pratama Kupang. The type of research used was a survey. The population for this study was WPOP who had participated in tax amnesty volumes I and II at KPP Pratama Kupang, and sampling used an incidental/accidental sampling technique to obtain 50 WPOP used as research samples. The data collection technique used a questionnaire which was then analyzed using multiple linear regression analysis to analyze the influence of tax socialization variables, tax rates, tax sanctions, and ease of application. The results of the study show that tax socialization hurts the desire of taxpayers to participate in tax amnesty, tax rates have a positive influence on the desire of taxpayers to participate in tax amnesty, tax sanctions have a positive effect on the desire of taxpayers to participate in tax amnesty and the ease of application has a positive effect on the willingness of taxpayers to participate in tax amnesty
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA, LABELLING, DAN PEMASARAN PRODUK SECARA DIGITAL BAGI KAUM WANITA JEMAAT GMIT BETEL OESAPA TENGAH Arista Marlince Tamonob; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.1004

Abstract

Usaha kuliner adalah usaha yang sangat membutuhkan inovasi dari segala sisi baik dari jenis, packaging, produksi, dan pemasaran. Salah satu usaha kuliner yang sedang digalakkan yaitu oleh kaum wanita GMIT Jemaat Betel Oesapa dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian para kaum wanita GMIT (mitra). Mitra belum dibekali dengan manajemen usaha yang baik dalam menjalankan usahanya, belum ada label dari produk jualan, dan penjualan masih dilakukan sebatas di halaman gereja saat kebaktian minggu berlangsung. Melalui kegiatan PKM, mitra dilatih mengenai manajemen usaha, pembuatan label produk, dan pelatihan pemasaran secara digital melalui akun sosial media (Facebook dan Instagram). Setelah selesai pelatihan, mitra terus didampingi, dimonitoring, dan dievaluasi oleh tim PKM.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK TANI DESA OELNAINENO DALAM PEMULIHAN PEREKONOMIAN PASCA PANDEMI COVID 19 Margarethy Rohanie Mbado; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.332

Abstract

Abstract: Peran pertanian di era pandemic Covid 19 menjadi sangat strategis karena menyumbang kontribusi bagi APBN. Manajemen pengelolaan usaha yang baik belum diketahui oleh kelompok tani. Selain itu hasil diskusi dengan mitra, mereka sama sekali tidak mengetahui dengan pasti jumlah pendapatan, biaya, laba, dan rugi yang mereka peroleh dalam periode tertentu, karena sampai saat ini mereka tidak melakukan pencatatan rekapan pendapatan / penjualan dengan teratur. GMIT Fatumtasa, Desa Oelnaineno memiliki 4 (empat) kelompok tani yang mengelola padi, jagung dan kacang-kacangan. Pendampingan masyarakat dilakukan dengan tujuan dapat memberdayakan ekonomi kelompok tani, dan diharapkan dapat dikembangkan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Sosialiasi Manajemen Usaha dan Pelatihan Akuntansi UMKM. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah menerapkan manajemen usaha yang baik, dapat mengetahui kondisi keuangan sekaligus perkembangan usahanya dan fluktuasi laba dapat diketahui dengan mudah sehingga dapat membantu kelompok tani. Manajemen usaha yang baik juga akan memperbaiki aspek pengendalian usaha, dimana kelompok tani dapat mengetahui apakah rencana keuangannya tercapai atau tidak serta membantu mencari tahu penyebabnya. Begitu juga dengan aspek permodalan, dengan memiliki manajemen usaha yang baik akan memudahkan dalam pengajuan pinjaman modal kepada pihak bank atau lembaga keuangan lainnya.    
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA, LABELLING, DAN PEMASARAN PRODUK SECARA DIGITAL BAGI KAUM WANITA JEMAAT GMIT BETEL OESAPA TENGAH Arista Marlince Tamonob; Herry Aprilia Manubulu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.1004

Abstract

Usaha kuliner adalah usaha yang sangat membutuhkan inovasi dari segala sisi baik dari jenis, packaging, produksi, dan pemasaran. Salah satu usaha kuliner yang sedang digalakkan yaitu oleh kaum wanita GMIT Jemaat Betel Oesapa dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian para kaum wanita GMIT (mitra). Mitra belum dibekali dengan manajemen usaha yang baik dalam menjalankan usahanya, belum ada label dari produk jualan, dan penjualan masih dilakukan sebatas di halaman gereja saat kebaktian minggu berlangsung. Melalui kegiatan PKM, mitra dilatih mengenai manajemen usaha, pembuatan label produk, dan pelatihan pemasaran secara digital melalui akun sosial media (Facebook dan Instagram). Setelah selesai pelatihan, mitra terus didampingi, dimonitoring, dan dievaluasi oleh tim PKM.