Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Conformity Test of Human Chorionic Gonadotropin (HCG) Test Results Using Immunochromatographic Method between Various Brands Osni Ilu; Torajasa Achmar; srikitnurkamiden
Journal of Health, Technology and Science (JHTS) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Health, Technology and Science (JHTS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/jhts.v3i2.339

Abstract

Human Chorionic Gonadotropin (HCG) is a hormone produced by the placental tissue in early pregnancy. This hormone is excreted in the urine or when there is an abnormal proliferation of the chorionic epithelial tissue, such as moles or choriocarcinoma. The problem formulation in this study is that there is a match between the results of the HCG examination using the immunochromatographic method on three different brands at the Kabila Health Center, Bone Bolango District. This study aims to determine the suitability of the results of the HCG examination with the Immunochromatographic Method on three different brands. The method in this study used a quantitative approach. The type of data used was primary data in the form of research results and secondary data in the form of data from literature, books and documents. The sampling technique in this study used an accidental sampling technique with a sample of 30 people. From the research that has been conducted on 30 urine samples of pregnant women using three brands of Human Chorionic Gonadotropin (HCG) kits, namely: 1) one med test. 2) medical sterile test. 3) the accurate strip; shows the results that there was no significant difference to the results of the suitability test of HCG using these three brands.
UPAYA POLA HIDUP SEHAT DALAM MENCEGAH PENYAKIT KOMPLIKASI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Torajasa Achmar; Gayatri D. Soga
Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.426 KB) | DOI: 10.47918/jhss.v1i2.656

Abstract

Penyakit diabetes merupakan penyakit degeneratif yang prevalensinya terus meningkat setiap tahun. Pengetahuan tentang penyakit, pola makan, dan pola hidup merupakan faktor penyebab peningkatannya. Desa Cinunuk merupakan wilayah urban, secara umum memiliki pola hidup perkotaan, yang mengalami kemudahan teknologi membuat perubahan pola hidup terutama pola makan dan kurangnya aktivitas fisik. Kondisi inilah yang menjadi ide penelitian pemeliharaan pola hidup dan pencegahan penyakit diabetes. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan responden 74,8 % masuk kategori baik, sisanya 25,2% masuk katagori cukup. Pola makan masuk katagori baik 69,5%, katagori cukup 20,5 %. Aktivitas fisik 80,5 % temasuk katagori baik dan 19,5 % masuk kategori cukup. Adanya edukasi berkelanjutan tentang penyakit diabetes, faktor penyebab dan pola hidup sehat telah memberikan perubahan perbaikan pola hidup sehat. Setelah kegiatan PKMD-PPM ini berakhir, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Lamu mengenai penanganan penyakit diabetes.
SOSIALISASI PENTINGNYA HIGENITAS JAJANAN KUE DI PASAR TRADISIONAL KOTA GORONTALO Torajasa Achmar; Wiharsri
Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS)
Publisher : LPPM Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.626 KB) | DOI: 10.47918/jhss.v1i2.657

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : Mengetahui gambaran makanan jajanan dari aspek Pentingnya Higenitas Jajanan Kue Di Pasar Tradisional Kota Gorontalo Kota Gorontalo. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif berupa observasi, wawancara dan uji laboratorium. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, sebanyak 20 pedagang makanan jajanan di Pasar Tradisonal Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan semua pedagang yaitu 20 tidak membiasakan menggaruk badan dekat makanan dan semua pedagang telah memakai perlengkapan dalam menyajikan makanan, menggunakan pakaian yang bersih atau layak pakai, dan membawa alat pembersih keringat. Semua pedagang masih belum membiasakan cuci tangan. Terdapat 15 pedagang yang menyajikan jajanan tidak menggunakan wadah tertutup. Hasil uji mikrobiologi E. Coli, tidak ditemukan E. Coli pada semua sampel makanan yang diperiksa. Kesimpulan: hygiene dari penjual perlu diperbaiki, khususnya memakai celemek dan cuci tangan. Keamanan makanan jajanan sudah baik karena tidak ditemukan mikrobiologi bakteri E. Coli. Pedagang sebaiknya mengupayakan untuk selalu memakai celemek dan harus menjaga kebersihan tangan.