Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Elektroklorinasi dan Gas Klor Pada Proses Disinfeksi Air Minum (Studi Kasus: PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa) Vira Kallista; Winardi Winardi; Govira Christiadora Asbanu
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i1.60820

Abstract

PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa merupakan salah satu unit usaha milik daerah yang bertujuan untuk menyediakan dan mendistribusikan air bersih di Kota Pontianak. Air olahan melalui proses disinfeksi yang bertujuan untuk menghilangkan mikroorganisme patogen. PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa menggunakan teknologi elektroklorinasi hanya di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2, sedangkan gas klorin digunakan di IPA 1 dan IPA 3. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling pada enam outlet reservoir dengan jarak 0 m, 300 m, 600 m, 900 m, 1200 m dan 1500 m dari unit pengolahan air. Klorin yang tersisa pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 adalah 0,41 mg/L pada titik sampling terdekat dan 0,02 mg/L pada titik sampling terjauh. Sedangkan sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 2 adalah 0,33 mg/L pada titik sampling terdekat dan 0,02 mg/L pada titik sampling terjauh. Sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 lebih besar dibandingkan dengan sisa klorin pada jaringan distribusi IPA 2.