Rina Kurniati
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Taman Ramah Anak di Kota Semarang Fika Franestia; Roro Purbaningrum Suratno; Novia Sari Ristianti; Mussadun Mussadun; Rina Kurniati
Jurnal Riptek Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.007 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v16i1.147

Abstract

Provision of parks in urban areas must consider the needs of children. The existence of a child-friendly park has a goal to fulfill children's rights. Child-friendly parks are closely related to Child Friendly City which is one of the things that the City of Semarang wants to achieve. Children's activities in the playground will be more meaningful if safe and comfortable facilities are available so that children do not feel bored. The purpose of this study was to assess the condition of the park in the city of Semarang as a child-friendly park. Based on this assessment, an evaluation of the provision of child-friendly parks in the city of Semarang was compiled. The method used is scoring. After knowing the score for each park, the percentage of the park as a child-friendly park is calculated. The results showed that Taman Bumi Rejo, Kedondong, and Citra Satwa were suitable as child-friendly parks. Meanwhile, Tirto Agung Park cannot be said to be a child-friendly park because there are several indicators that have not been met. The evaluation given is that special care and supervision is needed so that the condition of the park is suitable as a place for children to play. Some facilities need updating such as play furniture, soft mats, and toilets. This research can be useful for the Semarang City government in improving the condition of the park so that it is safer for children.
Evaluasi Tapak Wisata Berbasis Kerentanan Wisata dengan Permodelan Maximum Entrophy (MaxEnt) pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar Taman Nasional Karimunjawa Kristianto Kristianto; Fuad Muhammad; Rina Kurniati
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 2 (2026): March 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.2.283-292

Abstract

Selama periode tahun 2004 – 2024 jumlah kunjungan wisata Taman Nasional Karimunjawa mengalami peningkatan yang sangat singnifikan. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh harga tiket yang ekonomis dan terjangkau, kemudahan akses serta tersedianya sarana transportasi yang memadai. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan menyebabkan tekanan ekologis yang cukup besar sehingga memicu degradasi lingkungan, khususnya kerusakan terumbu karang. Luas kerusakan terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa mencapai 7,48 hektar, dengan sekitar 95% (7,097 hektar) berada pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan tapak wisata pada zona tersebut dengan menggunakan Model MaxEnt untuk membangun prediksi kerentanan tapak wisata berdasarkan titik objek daya tarik wisata alam dan delapan variabel lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar memiliki tingkat kerentanan tinggi seluas 19,43 hektar (3,5%), kerentanan sedang seluas 106,91 hektar (19,26%), kerentanan rendah seluas 158,79 hektar (28,60%), dan area tidak rentan seluas 270,09 hektar (48,65%) terhadap aktivitas wisata dengan variabel lingkungan yang paling mempengaruhi yaitu kedalaman, NDWI, tinggi gelombang dan tutupan lahan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian tapak wisata berdasarkan tingkat kerentanan tapak wisata pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar Taman Nasional Karimunjawa masih tergolong cukup baik.