Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pascapandemi dalam Mendorong Desa Mandiri Ekonomi: Pendekatan Grounded Theory pada Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Sakra Barat Tahun 2026 Ahmad Yani
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/7ss3hg38

Abstract

Abstract: This study examines the dynamics of Village-Owned Enterprises Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)) revitalization in the post-pandemic era towards achieving economically independent villages in Sakra Barat District, East Lombok Regency in 2026. Using a grounded theory approach with multi-site case studies, this qualitative research explores how BUMDes overcome capital and loan constraints while maintaining their role in providing training and revolving capital for rural communities. Data were collected through in-depth interviews with BUMDes managers, village officials, and community beneficiaries, supplemented by participant observation and documentation analysis. The findings reveal that post-pandemic BUMDes revitalization involves three main dimensions: restructuring financial management systems, strengthening human resource capacity through training programs, and diversifying business units to adapt to economic recovery conditions. Despite facing challenges such as decreased purchasing power, limited government funding, and managerial capacity gaps, BUMDes demonstrate resilience through innovative strategies including digital integration, inter-village collaboration via BUMDes forums, and alignment with the Ministry of Villages' 2026 priority programs. This study contributes to the theoretical understanding of community empowerment through village economic institutions and provides practical implications for sustainable rural development policy in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini mengkaji dinamika revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pascapandemi dalam mendorong kemandirian ekonomi desa di Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2026. Menggunakan pendekatan grounded theory dengan studi kasus multi-situs, penelitian kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana BUMDes mengatasi kendala permodalan dan pinjaman sambil mempertahankan perannya dalam menyediakan pelatihan dan modal bergulir bagi masyarakat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola BUMDes, aparatur desa, dan masyarakat penerima manfaat, dilengkapi dengan observasi partisipatif dan analisis dokumentasi. Temuan mengungkapkan bahwa revitalisasi BUMDes pascapandemi melibatkan tiga dimensi utama: Restrukturisasi sistem pengelolaan keuangan, penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan, dan diversifikasi unit usaha untuk beradaptasi dengan kondisi pemulihan ekonomi. Meskipun menghadapi tantangan seperti penurunan daya beli, keterbatasan pendanaan pemerintah, dan kesenjangan kapasitas manajerial, BUMDes menunjukkan ketahanan melalui strategi inovatif termasuk integrasi digital, kolaborasi antar-desa melalui forum BUMDes, dan penyelarasan dengan program prioritas Kementerian Desa 2026. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoritis pemberdayaan masyarakat melalui kelembagaan ekonomi desa dan memberikan implikasi praktis bagi kebijakan pembangunan perdesaan berkelanjutan di Indonesia.  
Media Sosial Sebagai Penunjang Komunikasi Bisnis Di Era Digital Sahlan; Ahmad Yani
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: : Di era digital ini kita mengetahui bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan digital sangat berdampak pada pengembangan bisnis saat ini. Pesatnya perkembangan teknologi ini melahirkan pengembangan bisnis digital yang mana kini bisnis menggunakan digitalisasi berupa media sosial sebagai alat komunikasinya. Hadirnya media sosial memudahkan bisnis dalam melakukan komunikasi dengan konsumen/pelanggan, tidak hanya itu media sosial juga dijadikan sebagai sarana dalam melakukan pemasaran (marketing) oleh para pebisnis untuk mengembangkan usaha mereka. Artikel ini ditulis dari serangkaian data yang diambil dari berbagai sumber dari internet yang dilakukan dengan merivew beberapa jurnal, buku dan website yang mana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media sosial dapat menjadi penunjang komunikasi dalam bisnis di era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mana pendeketan dilakukan dengan cara membandingkan beberapa jurnal dengan menariknya menjadi sebuah kesimpulan sehingga menjadi sebuah artikel yang baru dari penelitian terdahulu yang telah dilakukan sebelumnya oleh peneliti lainnya. Penelitian ini juga menggunakan systematic literatur review (SLR) yang mana teknik pengumpulan data diambil dari penelitian-penelitian terdahulu yang telah tervalidasi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana media sosial dapat menjadi penunjang dalam komunikasi bisnis di era digital.