Arfah Arfah
STAI AL-Washlyah Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OTOBIOGRAFI KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN Arfah Arfah
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.137 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.235

Abstract

Nabi Muhammad SAW mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai Rasul (Utusan Allah) dan sebagai Kepala Negara dan Pemimpin masyarakat. Setelah Nabi wafat maka fungsi yang pertama tidak dapat digantikan oleh siapapun. Sedangkan fungsi yang kedua, harus ada yang menggantikannya. Selama sebuah negara masih ada, selama itu pula diperlukan pemimpin untuk memelihara negara dan masyarakat itu. Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, pemerintahan Islam dipegang oleh empat orang Khalifah yang disebut dengan Khulafa al-Rasyidin. Utsman bin Affan merupakan Khalifah ke-tiga menggantikan Umar bin Khattab yang dibai’at pada tahun 24-36 H/ 644-656 M). Dimasa pemerintahanUtsman, Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan berhasil direbut, ekspansi Islam pertama berhenti sampai disini. Pemerintahan Utsman berlangsung selama 12 tahun, Namun pada paruh terakhir pemerintahannya, muncul perasaan tidak puas dan kecewa dikalangan umat Islam terhadapnya. Kepemimpinan Utsman memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar, ini mungkin karena umurnya yang lanjut yaitu 70 tahun dan sifatnya yang lemah lembut. Akhirnya pada tahun 35 H, Utsman dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang kecewa padanya.